Ingin Punya Air Aquarium Ikan Hias yang Jernih, Bening dan Bersih? Perhatikan 4 Faktor Penting Berikut!

Bagaimana sih caranya supaya air yang ada di dalam aquarium ikan hias bisa sejernih dan sebening kristal? Kok cuma dalam beberapa hari saja bahkan kurang dari 12 jam saja air di aquarium ikan hias mas koki sudah berkabut, keruh dan berbusa? Apakah ada tips khusus, trik khusus menjernihkan air di aquarium? Kalau itu yang dimau, coba kamu perhatikan 4 tips atau 4 faktor cara menjernihkan air di aquarium ikan hias berikut ini!

Ingin Punya Air Aquarium Ikan Hias yang Jernih, Bening dan Bersih? Perhatikan 4 Faktor Penting Berikut!
Ingin Punya Air Aquarium Ikan Hias yang Jernih, Bening dan Bersih? Perhatikan 4 Faktor Penting Berikut!

Punya air aquarium yang jernih, bersih dan bening pasti adalah dambaan dari semua penghobi ikan hias. Tak terkecuali bagi admin sendiri yang memelihara ikan hias jenis Mas Koki. Pasalnya ikan Mas Koki ini sudah terkenal sekali sebagi ikan hias yang suka buang kotoran banyak. Hal ini tidak lain karena ikan mas koki lahap makan, bahkan tidak kenal kenyang. Walhasil semakin banyak makanan yang dimakan oleh ikan mas koki, maka semakin banyak juga kotoran yang akan muncul.

Celakanya justru kotoran inilah yang membuat air di dalam aquarium menjadi cepat keruh, berkabut hingga berbau busuk dan amis. Belum lagi air yang kotor akan menjadi racun sendiri bagi ikan mas koki itu sendiri. Tentunya diperlukan pengetahuan serta pengalaman yang cukup untuk membuat air di aquarium menjadi jernih.

Pada saat awal-awal memelihara ikan hias mas koki, admin sangat kesal karena hanya dalam waktu 12 jam kurang saja, air yang ada di dalam aquarium sudah keruh. Padahal air tersebut bukan air biasa melainkan air minum isi ulang atau air galon yang biasa dipakai buat kita untuk minum. Namun makin ke sini admin jadi tahu apa saja yang menjadi faktor atau penyebab supaya air di aquarium menjadi jernih dan bersih. Setidaknya ada 4 faktor yang perlu kamu perhatikan.

1. Sumber Air
Sudah pasti yang namanya memelihara ikan hias tidak jauh dari air. Karena air adalah media utama, media wajib untuk memelihara ikan. Nah yang admin ketahui sendiri ada beberapa sumber air yang biasa digunakan oleh penghobi ikan hias seperti ikan mas koki, ikan Arwana, ikan discus, ikan guppy, ikan lohan atau ikan hias jenis lainnya yaitu Air sumur atau air tanah, Air Hujan, air PDAM, Air Galon Isi Ulang, dan yang terakhir Air RO (Reverse Osmosis).

Selama pengalaman memelihara ikan hias mas koki sendiri, air galon isi ulang yang sangat direkomendasikan untuk digunakan. Hal ini tidak lain karena air galon minum isi ulang sudah bersih dari bakteri, jernih dari awal dan ketika digunakan juga tidak ada efek berkabut. Justru bening kristal. Karena sebelumnya admin pernah menggunakan air hujan namun justru ikan cepat mati dan air berkabut (ada semacam partikel putih kecil yang melayang). Sedangkan untuk air RO sendiri tidak ada di tempat admin. Kalau ada ini justru lebih bagus dari air minum galon isi ulang. Untuk air tanah atau air sumur dikhawatirkan masih terdapat banyak kandungan besi dan mangan sehingga membuat air kekuningan atau berbau besi dan ini sudah pasti tidak baik untuk ikan hias, termasuk juga manusia.

2. Media Filter
Kalau memelihara ikan hias apalagi ikan mas koki yang sudah terkenal sebagai pabrik kotoran, barang tentu wajib mengenal lebih jauh yang namanya Media Filter. Media Filter ini sendiri ada 3 macam yaitu Filter Mekanik, Filter Biologi, dan Filter Kimia. Umumnya seorang yang baru saja memelihara ikan hias akan dihadapkan pada filter mekanik atau filter busa, spons biasa orang kenal.

Nah masalahnya filter mekanik saja tidaklah cukup karena hanya kotoran kasat mata saja yang tersaring, padahal di dalam air aquarium itu sendiri ada senyawa amonia yang wajib juga diurai dan ini tidak bisa dilakukan oleh filter mekanik. Adapun tugas ini dilakukan oleh filter biologi. Media filter biologi sendiri dipasaran yang paling mudah ditemukan ada Bioring, Bio Ball, Crystall Bio (Cek review Crystall Bio di sini dan Review Bioring Berpori di sini).

Fungsi dari Filter biologi ini sendiri untuk mengubah amonia menjadi Nitrit dan kemudian diubah lagi menjadi Nitrat. Nah filter jenis ketiga yaitu Filter Kimiawi. Umumnya filter kimiawi ini di pasaran diwakilkan oleh Arang aktif atau karbon aktif. Karbon aktif atau arang aktif bisa dibeli dalam bentuk kemasan kain yang dalam penggunaannya biasa di taruh paling akhir box filter. Filter kimiawi ini tidak bisa digunakan terus-menerus seperti filter biologi karena maksimal setiap 3 bulan sekali harus diganti. Begitu pula dengan Batu Zeolit yang wajib dicuci dengan air garam.

3. Jumlah Ikan
Sudah menjadi hukum alam jika semakin banyak ikan di dalam aquarium maka akan semakin banyak juga kotoran. Yup, jumlah dari ikan yang dipelihara juga menentukan tingkat kejernihan air. Buat kamu yang baru-baru memelihara ikan hias pasti dalam benak ingin memelihara ikan sebanyak-banyaknya karena lucu, seru dan menggemaskan saja lihat ikan banyak di dalam satu Aquarium.

Hal ini pun admin alami ketika baru pertama kali memelihara ikan mas koki. Mulai dari Ikan mas koki cendolan seribu perak perekor hingga yang 100k perekor admin taruh dalam satu aquarium. Hasilnya? Sudah pasti sumpek lihatnya, belum lagi air gampang keruh dan berkabut. Walhasil jumlah ikan bertahap admin kurangi hingga saat ini cuma ada belasan saja di dalam 1 aquarium besar. Syukurnya berkat media filter serta sumber air yang benar, air di aquarium admin sudah jernih.

4. Jumlah dan Jenis Pakan
Selain ketiga faktor di atas tadi, satu faktor lagi yang tak kalah penting dalam menentukan atau membuat air di aquarium jernih adalah Jumlah dan jenis(merek) pakan. Secara umum ikan hias makan sama seperti kita yaitu 3 kali sehari dan porsi yang diberikan juga sesuai dengan jumlah ikan yang ada. Sayangnya sebagai pemula biasanya kita cenderung memberikan pakan yang berlebihan, padahal pemberian pakan yang berlebih ini bisa membuat air cepat keruh. Yang benar adalah berilah pakan ke ikan yang bisa habis tidak lebih dari 2 menit.

Selain jumlah pakan, ada juga jenis atau lebih tepatnya merek. Jadi sepengalaman admin memelihara ikan hias, ada beberapa merek pelet yang dapat mempengaruhi warna air khususnya pelet murah. Ada yang membuat air menjadi agak kekuningan dan bahkan ada yang membuat air menjadi kehijauan. Sedangkan pakan pelet yang harganya premium seperti yang sudah pernah admin review di sini lebih membuat air stabil warnanya. Oleh karena itu pemberian pelet dari merek tertentu juga sangat mempengaruhi kualitas air serta warnanya.

Setidaknya itulah 4 faktor atau variabel yang bisa admin berikan ke kamu tentang bagaimana tips supaya air yang ada di dalam aquarium jernih, bening dan bersih. Apa yang admin sampaikan ini murni berdasarkan pengalaman admin sendiri selama memelihara ikan mas koki. Buat kamu yang punya tips lain tentang cara menjernihkan air aquarium bisa tuliskan di kolom komentar. Jangan lupa +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit karena admin setiap Minggu akan membagikan video tips serta review ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com

Ingin Punya Air Aquarium Ikan Hias yang Jernih, Bening dan Bersih? Perhatikan 4 Faktor Penting Berikut!