Baru pertama kali ingin menggunakan lampu UV pada Aquarium ikan hias kamu sebagai media filtrasi? Masih bingung apakah lampu UV merek TAKARI...
Review Lampu UV TAKARI Versi 5 Watt Kecil: Cocok untuk Aquarium Ikan Mas Koki 60 cm

Review Lampu UV TAKARI Versi 5 Watt Kecil: Cocok untuk Aquarium Ikan Mas Koki 60 cm

Baru pertama kali ingin menggunakan lampu UV pada Aquarium ikan hias kamu sebagai media filtrasi? Masih bingung apakah lampu UV merek TAKARI berdaya 5 Watt ini cukup efektif untuk Aquarium ikan hias mas koki kamu? Nah sengaja admin buatkan artikel review ini agar kamu bisa menentukan seberapa besar Watt lampu UV yang dibutuhkan dan apakah Lampu Ultraviolet TAKARI 5 Watt ini cocok untuk Aquarium 60 cm. Silahkan simak review lengkapnya berikut ini!

Review Lampu UV TAKARI Versi 5 Watt Kecil: Cocok untuk Aquarium Ikan Mas Koki 60 cm
Review Lampu UV TAKARI Versi 5 Watt Kecil: Cocok untuk Aquarium Ikan Mas Koki 60 cm

Sampai saat ini yang admin tahu, Lampu UV filtrasi yang paling kecil ukuran serta dayanya adalah lampu UV 5 Watt, terlepas dari lampu UV yang sudah tergabung bareng pompa celup (karena ada yang langsung dipaket nyatu antara lampu UV dengan pompa celup). Selebihnya ada yang versi 7 Watt, 9 Watt, 11 Watt hingga puluhan watt. Pastinya semakin besar daya Watt lampu Ultraviolet tersebut maka akan semakin mahal juga.

Nah kebetulan sekali kali ini admin membeli lampu UV dari merek TAKARI yang 5 Watt. Lampu UV ini berbentuk tabung seperti lampu UV 11 Watt dari TAKARI juga yang pernah admin review di sini. Namun dengan ukuran lebih kecil. Ada mungkin sekitar 17 cm beserta List hitamnya. Bukan tanpa alasan sih sebenarnya admin ingin membeli lampu UV 5 Watt Takari ini karena sebelumnya admin sudah memesan filter box talang air yang sudah pernah admin review juga di sini.

Buat kamu yang penasaran, berikut ini video unboxing dari lampu UV Takari 5 Watt:


Setidaknya 1 bulan lebih admin sudah menggunakan lampu UV TAKARI 5 Watt ini dan selama penggunaan pun terbilang memuaskan. Yup, jadi air di Aquarium admin khususnya Aquarium ikan mas koki menjadi jernih yang awalnya itu agak berkabut. Ini sesuai dengan versi 11 Watt nya. Oh ya admin memasangkan lampu UV ini pada Aquarium berukuran 60x30x30 cm. Buat yang pingin tahu seperti apa perubahannya bisa kamu simak di sini.

Dengan ukuran 60 cm tersebut, butuh waktu lebih kurang 4 hingga 4 hari untuk membuat air menjadi jernih dan itu sama sekali admin tidak melalukan penggantian air sebanyak 50%. Akan tetapi ketika admin cobakan pada Aquarium berukuran 120x40x45 cm, hasilnya kurang memuaskan dimana proses air yang awalnya berkabut menjadi jernih itu sangat lama. Bahkan dalam kurun waktu 7 hari saja lampu UV TAKARI 5 Watt ini tidak benar-benar membuat air di Aquarium admin jernih.

Jadi kesimpulannya lampu UV TAKARI 5 Watt ini efektif untuk Aquarium berukuran kecil semisal 60cm, namun jika di atasnya maka disarankan untuk menggunakan lampu UV berdaya lebih tinggi. Saran dari admin juga untuk coba menyinari air lebih dari 2 detik sehingga proses filtrasi lebih maksimal. Berhubung admin sudah menggunakan box filter talang air yang memang sedari awal dirancang untuk bisa menampung lampu UV 5 Watt ini maka admin tidak perlu pusing lagi meletakkannya.

Berikut ini admin sertakan juga video reviewnya:


Oh ya, buat kamu yang tidak punya ruang lampu untuk lampu UV ini bisa menggunakan pipa paralon yang ditaruh tepat di saluran pembuangan atau keluaran air dari box filter. Sekian review dari admin untuk lampu Ultraviolet dari TAKARI 5 Watt. Jika dirasa bermanfaat silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel Iwak Buncit supaya terus bisa mendapatkan update terbaru seputar Tips ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Panduan Cara Membersihkan Filter Mekanik Aquarium Ikan Hias Mas Koki: Hemat Bisa Digunakan Berulang Kali

Panduan Cara Membersihkan Filter Mekanik Aquarium Ikan Hias Mas Koki: Hemat Bisa Digunakan Berulang Kali

Buat kamu yang sering membersihkan filter mekanik beberapa kali dalam seminggu atau malah lebih sering dari itu. Ini admin buatkan bahasan khusus tentang tata cara membersihkan filter mekanik atau filter busa pada aquarium yang mudah dan efektif. Seperti biasa simak pembahasan kali ini hingga selesai!

Panduan Cara Membersihkan Filter Mekanik Aquarium Ikan Hias Mas Koki: Hemat Bisa Digunakan Berulang Kali
Panduan Cara Membersihkan Filter Mekanik Aquarium Ikan Hias Mas Koki: Hemat Bisa Digunakan Berulang Kali

Filter mekanik atau biasa dikenal filter busa adalah media filtrasi pertama yang pasti dan wajib dikenal oleh semua penghobi ikan hias, baik itu ikan Arwana, ikan lohan, ikan guppy, Oscar, belida dan tak terkecuali Ikan Mas Koki yang sudah terkenal sebagai pabrik kotoran pabrik amonia. Karena fungsi filter mekanik sendiri sebagai penyaring kotoran-kotoran kasar dari hasil ikan hias. Oleh karena itu juga tak jarang filter busa ini cukup sering dibersihkan ketimbang media filter lainnya.

Admin sendiri sudah beberapa kali mencoba berbagai macam filter busa, mulai dari yang murah hingga yang agak mahal dan beberapa kali juga mencoba metode pembersihannya. Sampai akhirnya admin mencoba filter mekanik Dual Layer dari SOBO, AMARA dan RECENT. Selama penggunaannya juga sangat memuaskan dimana hampir semua kotoran kasar bisa tersaring oleh filter mekanik ini. Bahkan sempat admin review juga ketika filter mekanik ini di sini beserta videonya.

Namun mau bagaimana pun juga mau sebagus apapun juga yang namanya filter mekanik harus tetap dibersihkan. Khusus untuk filter mekanik busa Dual Layer ini admin biasanya membersihkannya itu 1 bulan sekali. Dengan waktu selama itu sudah pasti kotoran yang menumpuk sudah tak terhingga banyaknya dan kalau dibiarkan bisa jadi sarang penyakit.

Pada dasarnya membersihkan filter mekanik itu sama halnya membersihkan kotoran dari busa-busa lainnya. Namun yang perlu kamu perhatikan adalah untuk tidak menggosok busa filter bolak-balik. Karena hal ini akan membuat pori-pori busa filter menjadi rusak. Jangan pula menggosok busa filter terlalu keras. Lebih bagus lagi jika menggunakan sikat lembut. Admin biasanya menggosok busa filter di awal-awal menggunakan telapak tangan terlebih dahulu, kemudian baru kemudian menggunakan sikat.

Berikut ini sudah admin sertakan video cara membersihkan filter mekanik Dual Layer dari SOBO, AMARA, maupun RECENT:


Walau pada prakteknya admin menggunakan filter mekanik busa dari ketiga merek tadi, namun cara ini tetap bisa kok kamu gunakan pada filter busa putih yang biasa dijumpai pada toko ikan hias. Itulah dia tata cara membersihkan filter mekanik busa aquarium ikan hias. Satu lagi saran dari admin pada saat membersihkannya jangan menggunakan sabun supaya sisa-sisa atau residu dari sabun tersebut melekat di filter. Silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak buncit karena admin akan sering bagikan tips dan review seputar ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Kenapa Harus Ikan Hias Baru Dibeli Harus di Karantina? Baca 4 Manfaatnya Berikut!

Kenapa Harus Ikan Hias Baru Dibeli Harus di Karantina? Baca 4 Manfaatnya Berikut!

Kenapa ikan hias yang baru saja dibeli harus dikarantina? Bukankah ikan yang dibeli juga sehat, lincah dan tinggal masukkan saja ke aquarium yang sudah ada? Memang apa fungsi dari karantina dan apa yang terjadi jika ikan hias tidak dikarantina? Untuk lebih jelasnya bisa kamu simak sampai akhir penjelasan admin berikut ini!

Kenapa Harus Ikan Hias Baru Dibeli Harus di Karantina? Baca 4 Manfaatnya Berikut!
Kenapa Harus Ikan Hias Baru Dibeli Harus di Karantina? Baca 4 Manfaatnya Berikut!

"Buat apa sih karantina ikan hias?" Mungkin itu yang ada di benak kamu ketika mendengarnya. Admin tahu ini karena admin juga seperti itu, namun makin ke sini admin jadi tahu fungsi serta manfaat dari mengkarantina ikan hias. Sehingga setiap kali ada ikan hias yang baru saja admin beli apalagi jika itu dari tempat atau Farm yang kurang begitu kita tahu kebersihannya secara jelas maka karantina jadi sesuatu yang wajib dilakukan.

Berikut ini setidaknya 4 Manfaat Mengkarantina:

1. Sterilisasi
Ini alasan yang paling utama kenapa harus dilakukan karantina pada ikan hias yang baru saja kamu beli. Pada dasarnya kita tidak tahu apakah ikan hias yang kita beli tersebut berasal dari tempat yang bersih, terjaga kesehatannya. Apalagi buat kamu yang membeli ikan hias dari pasar ikan. Walhasil bakal lebih tidak tahu lagi, sedangkan admin yang beli langsung dari penghobi saja masih pilah-pilah.

Oleh karena itu ikan hias yang baru dibeli ada baiknya dikarantina terlebih dahulu supaya bibit penyakit atau bakteri serta jamur yang dibawanya bisa dihilangkan terlebih dahulu. Paling umum biasanya ikan hias seperti ikan mas koki membawa kutu semisal kutu jarum atau kutu bulat (kutu kura-kura) dan ini jika dibiarkan akan menyebar ke ikan hias lain. Efek kutu biasanya akan membuat badan ikan menjadi merah karena digigit sedangkan bakteri, virus serta jamur lebih bahaya lagi bisa membuat ikan kamu mati. Nah untuk tata cara karantina sendiri sudah pernah admin buatkan bahasan terpisah beserta videonya di sini.

2. Mengurangi Stress
Ini juga sering terlewatkan dari kita sebagai penghobi ikan hias yaitu stress. Perlu kamu ketahui bahwa ikan hias seperti ikan mas koki saja yang sudah lama mendiami tank atau suatu aquarium dengan suhu tertentu akan merasa terkejut ketika dipindahkan secara tiba-tiba ke wadah lain yang mana suhu, kondisi air berbeda yang ujung-ujungnya membuat ikan tersebut menjadi stress.

Gejala awal dari ikan hias stress bisa nampak dari ikan yang suka mojok di sudut aquarium atau dasar aquarium serta ikan kehilangan nafsu makan. Ada baiknya pada saat membeli ikan dan ingin disatukan ke aquarium lama, maka rendamlah terlebih dahulu bungkus ikan beserta ikan di dalamnya ke dalam aquarium yang lama supaya suhu air bisa sama. Soal ini juga sudah pernah admin buatkan dalam 1 artikel terpisah beserta videonya. Monggo di cek di sini dan di sini.

3. Mengurangi Penyebaran Penyakit
Point ketiga ini masih berkaitan dengan Point pertama dimana jika ikan hias yang baru saja dibeli tidak dikarantina maka penyakit atau bakteri, patogen jahat yang dibawa oleh ikan baru ini akan sangat beresiko menjangkit ikan hias yang sudah ada. Paling ringan biasanya kutu ikan seperti kutu jangkar, kutu jarum serta kutu bulat. Jika dibiarkan kutu-kutu ini akan menggigit ikan hias kamu sehingga akan banyak bekas merah gigitan di sekujur tubuh ikan. Hal ini pernah admin alami sendiri ketika membeli ikan mas koki jenis Ryukin yang ternyata terserang kutu. Syukurnya kutu ini tidak banyak menyebar karena admin segera tahu.

Tingkat lanjutnya ikan hias yang baru dibeli tadi bisa menyebarkan penyakit Whitespot atau Fin rot/busuk sirip. Nah kalau sudah terkena menyakit ini kita bakal dibuat lebih pusing lagi karena harus secara khusus mengkarantina ikan, belum lagi tingkat kesembuhan ikan yang terkena penyakit ini lebih rendah. Oleh karena itu karantina sangat diperlukan apalagi jika sumber ikan hias yang dibeli belum diketahui dengan jelas.

4. Menambah Nafsu Makan
Nah yang terakhir ini lebih ke imbas dari ketiga Point di atas. Biasanya ikan yang sehat, ikan yang sudah melalui masa karantina akan memiliki nafsu makan yang baik. Tapi memang tidak semua ikan sama karena mereka makhluk hidup. Pastikan saja jika pakan yang diberikan adalah pakan yang sehat serta berprotein dan vitamin.

Setelah membaca keempat Point di atas sekarang kamu sudah tahukan kenapa ikan hias yang baru dibeli baiknya dikarantina terlebih dahulu. Buat kamu yang punya pengalaman terkait bahasan kita kali bisa tambahkan di kolom komentar. Jangan lupa juga untuk +1, like dan bagikan serta bantu kemajuan channel Iwak Buncit dengan cara subscribe. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Review Filter Mekanik Dual Layer SOBO, AMARA, RECENT: Air Aquarium Jernih Bebas Dibersihkan 1 Bulan

Review Filter Mekanik Dual Layer SOBO, AMARA, RECENT: Air Aquarium Jernih Bebas Dibersihkan 1 Bulan

Butuh Busa Filter Mekanik yang ampuh menyaring kotoran sampai bersih di aquarium ikan hias mas koki kamu? bila perlu bebas dibersihkan lebih dari 1 bulan? Perkenalkan filter mekanik Dual Layer dari SOBO ini. Sengaja admin akan mereview Dual Layer Filter Mekanik SOBO, Recent, AMARA ini khusus buat kamu penghobi ikan hias khususnya ikan mas koki. Silahkan disimak hingga akhir!

Review Filter Mekanik Dual Layer SOBO, AMARA, RECENT: Air Aquarium Jernih Bebas Dibersihkan 1 Bulan
Review Filter Mekanik Dual Layer SOBO, AMARA, RECENT: Air Aquarium Jernih Bebas Dibersihkan 1 Bulan

Busa, kapas atau biasa dikenal sebagai filter mekanik, siapa yang tidak kenal dengan media filtrasi andalan sejuta umat penghobi ikan hias ini karena filter mekanik biasanya ditaruh di paling awal dalam urutan media filtrasi filterbox. Kenapa ditaruh di paling awal? Itu tidak lain karena fungsi utama dari filter mekanik sebagai penyaring kotoran kasat mata dari tank aquarium. Jadi semua kotoran besar ikan hias semuanya akan mendarat, disaring terlebih dahulu oleh filter mekanik, filter busa ini. Oleh karena itu pemilihan filter mekanik yang tepat akan sangat berpengaruh juga dalam menjaga kebersihan serta kejernihan air yang ada di dalam aquarium.

Di pasaran sendiri setidaknya terdapat beberapa jenis filter mekanik, namun secara umum terdapat dua jenis yaitu filter mekanik yang terbuat dari busa berpori jarang-jarang atau pori-pori besar yang biasa disebut bioFoam dan satunya lagi terbuat dari semacam kapas yang punya pori-pori halus. Nah yang akan admin bahas, admin review kali ini adalah filter mekanik yang punya kedua jenis tadi atau biasa dikenal filter mekanik Dual Layer.

Setidaknya ada 3 merek Filter Mekanik Dual Layer yang pernah admin temui dan admin pakai sendiri selama memelihara ikan hias mas koki yaitu dari merek AMARA, RECENT dan SOBO. Khusus untuk kali ini pada merek SOBO, walau sebenarnya ketiga merek ini seperti beda branding saja namun isinya sama saja. Hanya saja filter mekanik Dual Layer dari SOBO ini lebih lengkap, lebih jelas saja deskripsi produknya pada kemasan. Mulai dari warna yang tersedia hingga ukuran. Sehingga lebih memudahkan dalam menentukan apakah busa filter ini pas di box filter kamu atau tidak.

Di dalam kemasan sendiri terdapat 2 jenis filter mekanik. Satunya bioFoam dan satunya lagi busa biasa, yang membedakan tentu ukuran pori-pori. Filter Mekanik bioFoam sendiri berfungsi untuk menyaring kotoran berukuran besar dari ikan hias seperti mas koki, Arwana, lohan, discus, guppy, belida, dan lain sebagainya sedangkan untuk filter busa menyaring kotoran kecil dan halus sehingga tidak ada kotoran yang fisik yang bisa terlewatkan.

Dalam penggunaannya sendiri admin meletakkan filter bioFoam di bagian atas, namun sebelum itu harus dilakukan penyesuaian ukuran dimana bagian depan harus dipotong terlebih dahulu kemudian hasil potongan tadi admin letakkan disamping guna menutupi celah yang tidak tercover. Oh ya di sini admin menggunakan box filter talang air ukuran 120cm pada aquarium 120x40x45 cm yang pernah admin review di sini serta satunya lagi box filter talang air Gen 4 ukuran 60 cm yang pernah direview di sini.

Selama penggunaan sendiri admin cukup membersihkan filter mekanik Dual Layer ini sebanyak 1 kali sebulan dan itupun masih dengan filter mekanik yang sama alias tidak admin ganti dengan yang baru. Sejauh ini juga air di aquarium ikan mas koki bersih, jernih. Semua kotoran fisik hasil dari ikan mas koki tersaring baik. Untuk lebih jelasnya bisa kamu simak pada video berikut:


Tentunya air jernih, bersih dan bening pada sebuah aquarium ikan hias tidak hanya bergantung pada filter mekanik, namun masih ada faktor lain yang menentukan juga, untuk itu sudah admin buatkan bahasannya di sini. Nah sekarang kamu sudah tahukan kenapa air di tank admin bisa sejernih itu. Buat kamu yang punya rekomendasi filter mekanik lainnya bisa bantu tambahkan di kolom komentar dan jangan lupa untuk +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit agar terus bisa mendapatkan update terbaru seputar tips ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Melakukan Penggantian Air Aquarium Ikan Hias Mas Koki!

Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Melakukan Penggantian Air Aquarium Ikan Hias Mas Koki!

Apakah ada suatu ritual atau ada persiapan khusus ketika mengganti air di Aquarium ikan hias? Seberapa banyak air yang diganti? Apa-apa saja yang harus diperhatikan supaya ikan hias peliharaan kita tetap sehat, tidak mudah stress pada saat proses penggantian air? Nah ini dia sengaja sudah admin buatkan khusus ke kamu tentang apa saja yang perlu diperhatikan yang perlu dipersiapkan pada saat melakukan penggantian air Aquarium Ikan Hias. Silahkan disimak dengan seksama!

Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Melakukan Penggantian Air Aquarium Ikan Hias Mas Koki!
Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Melakukan Penggantian Air Aquarium Ikan Hias Mas Koki!

Mengganti air pada aquarium adalah rutinitas yang wajib dilakukan oleh penghobi ikan hias. Baik itu ikan hias jenis Mas Koki yang sudah terkenal suka membuang kotoran banyak, ikan discus, ikan lohan, ikan Arwana, ikan guppy, ikan belida, ikan Cupang, ikan Oscar serta ikan hias lainnya. Karena memang dengan melakukan penggantian air secara rutin pada waktu-waktu yang sudah ditentukan akan membuatkan ikan hias peliharaan kita tetap terjaga kesehatannya dan tentu membuat ikan hias kita menjadi lincah, lahap makan.

Persoalan mengganti air aquarium ini sebenarnya sudah pernah admin bahas khusus pada artikel yang ada di sini dan di sini. Oleh karena itu untuk bahasan kali ini admin lebih menitik beratkannya pada apa-apa saja sih yang perlu dipersiapkan dan yang perlu diperhatikan pada saat melakukan penggantian air aquarium. Setidaknya ada 4 hal yang perlu kamu perhatikan yaitu:

1. Peralatan Listrik
Tak dapat dipungkiri lagi jika yang namanya aquarium ikan hias tidak akan terlepas dari yang namanya peralatan listrik. Contohnya saja di dalam aquarium ikan mas koki admin ada Pompa Celup Aquila P1600 yang pernah admin review di sini, heater dari SOBO juga pernah di review di sini, Lampu LED HPL (cek di sini untuk reviewnya), Aerator AMARA (cek di sini dan di sini), serta Food Timer Recent (cek di sini).

Karena memang peralatan tadi sangat dibutuhkan agar kelangsungan hidup ikan hias mas koki terus berlanjut. Nah pada saat penggantian air, ada baiknya kamu memperhatikan peralatan listrik tadi. Sederhananya bisa dengan mematikan terlebih dahulu pompa celup, Water heater, serta lampu celup. Khawatirnya bisa saja tanpa diketahui oleh kita terdapat kebocoran listrik dan tentunya itu akan sangat membahayakan keselamatan. Karena pernah kejadian kasus dimana salah satu penghobi ikan hias yang tidak sadar jika alat pemanas airnya pecah dalam kondisi masih menyala. Walhasil kita dia mencelupkan tangan ke dalam aquarium langsung tersengat listrik hingga meninggal. Jadi pastikan peralatan listrik yang ada di dalam aquarium semuanya sudah dimatikan terlebih dahulu sebelum melakukan penggantian air

2. Penyedotan Kotoran
penyedotan kotoran pada tank ikan hias adalah opsional jika memang di dasar aquarium tersebut terdapat banyak kotoran yang mengendap. Maka ada baiknya dilakukan penyedotan dengan alat bernama sipon. Alat ini bisa kamu dapatkan di toko-toko ikan hias. Harganya terbilang murah dan sangat membantu juga ketika ingin mengurangi volume air yang ada di dalam aquarium. Hanya saja kamu membutuhkan selang panjang lagi agar bisa dengan mudah membuang airnya.

3. Tinggi Air
Buat kamu yang sudah lama mengikuti channel Iwak Buncit ini pasti sudah paham tentang jumlah air yang boleh dikuras, tapi khusus buat kamu yang mungkin baru saja memelihara ikan hias jenis mas koki, Arwana, Oscar, lohan, guppy, belida, channa dan lain sebagainya maka hal yang perlu kamu ingat bahwa tidak boleh yang namanya menguras air secara keseluruhan atau total dari aquarium. INGAT JANGAN PERNAH MENGURAS TOTAL! Karena tindakan tersebut akan membuat ikan stress serta menghilangkan bakteri baik atau bakteri pengurai yang sudah ada.

Maka dari itu penggantian air yang disarankan adalah maksimal 50% saja jika air tersebut lama tidak diganti semisal kebiasaan admin yang mengganti air sebanyak 50% dan 30% jika dilakukan sebanyak 1 Minggu sekali. Ingat jangan untuk sering mengganti air juga karena butuh waktu yang cukup lama untuk membuat bakteri baik di tank tersebut tumbuh. Gunakan bakteri starter dari Aqua sehat untuk mempercepat pertumbuhan bakteri pengurai, cara penggunaannya bisa kamu cek di sini. Sudah admin sertakan juga videonya. Oh iya dalam kondisi darurat kamu bisa menguras total air aquarium dan itu misal terjadi bisa kamu ikuti instruksinya di sini

4. Tinggi Gelembung Aerasi
Mau bagaimana pun juga khususnya buat kamu yang memelihara ikan mas koki pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya aerator. Nah ini adalah salah satu bagian yang tidak boleh dilewatkan. Jadi pada saat kamu ingin menguras air di aquarium, pastikan bola aerasi sudah diturunkan ke bawah sehingga pertukaran oksigen dipermukaan tetap terjadi. Untuk lebih lengkapnya bisa kamu simak panduannya melalui video yang ada di bawah berikut:


Selama kamu mengikuti 4 tips di atas maka proses penggantian air akan berjalan lancar dan ikan-ikan hias yang ada di dalam aquarium kamu akan sehat-sehat saja. Buat kamu yang punya masukkan tambahan terkait bahasan kita kali ini bisa bantu tambahkan di kolom komentar. Jangan lupa untuk +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit guna terus mendapatkan info terbaru seputar tips ikan mas koki. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Review Lampu UV Celup AMARA 9 Watt: Filtrasi Ultraviolet Premium untuk Aquarium Ikan Mas Koki

Review Lampu UV Celup AMARA 9 Watt: Filtrasi Ultraviolet Premium untuk Aquarium Ikan Mas Koki

Kali ini admin akan coba meng-unboxing sesuatu yang beda untuk lampu UV. Yup biasanya kita Unboxing lampu Ultraviolet dari Takari, sekarang giliran lampu UV dari merek AMARA. Kenapa admin pilih lampu ini? Tidak lain tidak bukan karena lampu UV admin yang lama sudah putus, pilih lampu UV Amara ini juga karena mereknya yang sudah cukup terkenal di kalangan penggemar ikan hias mas koki. Unit yang akan admin unboxing kali ini ada Lampu UV AMARA versi 9 Watt. Untuk lebih lengkapnya bisa kamu tonton video ini hingga selesai.

Review Lampu UV Celup AMARA 9 Watt: Filtrasi Ultraviolet Premium untuk Aquarium Ikan Mas Koki
Review Lampu UV Celup AMARA 9 Watt: Filtrasi Ultraviolet Premium untuk Aquarium Ikan Mas Koki

Kalau kamu coba ketikkan di pencarian Google atau toko-toko online untuk kata kunci Lampu UV Celup Aquarium, pasti yang banyak muncul adalah lampu UV tipe tabung panjang dari TAKARI. Yup, karena memang lampu UV celup inilah yang paling banyak beredar di pasaran. Harganya juga terbilang murah serta banyak variasi daya yang ditawarkan. Mulai dari 5 Watt, 7 Watt, 11 Watt, hingga puluhan Watt.

Saking banyaknya lampu UV takari, admin saja pernah mereviewnya, silahkan kamu cek di sini. Nah untuk postingan kali ini sedikit beda karena admin akan coba mereview lampu UV celup aquarium dari merek lain. Yup. ternyata ada loch lampu UV dari merek terkenal yaitu AMARA. Siapa yang tidak kenal Amara, mulai dari Pompa celup hingga lampu UV juga ada dan lampu UV yang admin review ini berdaya 9 Watt.

Dari sekian banyak lampu UV yang beredar, baru Lampu Ultraviolet AMARA inilah yang membuat admin tertarik karena bentuknya. Bentuk lampu UV Amara ini mengingatkan admin pada tabung Water Cooling PC. Kalau biasanya suction cup diletakkan pada kedua sisi lampu UV, maka untuk lampu UV Amara ini 2 pasang suction cup berada di satu sisi saja. Mirip seperti suction cup yang ada pada pompa celup.

Diameter lampu UV AMARA ini juga lebih besar dari pada lampu UV merek lain, sehingga buat kamu yang biasa menggunakan Custom BOX Filter dari Talang Air yang juga pernah admin review di sini dan di sini harus menyiapkan ruang tinggi lebih dari biasanya. Namun pada prakteknya admin tidak kesulitan memasangkan lampu UV AMARA ini di Filter BOX talang ukuran 120 cm. Soal panjang juga untuk ukuran 9 Watt, lampu UV AMARA ini lebih pendek dari merek TAKARI.

Berikut adalah video preview dari Lampu UV Amara 9 Watt:


Soal tube lampu juga agak beda dimana lampu UV Amara menempatkan kedua filamen pada satu sisi saja, mirip seperti lampu pijar putih yang ada di rumah-rumah. Beda dengan lampu UV merek TAKARI yang filamennya berada di kedua sisi. Hal ini membuat lampu UV AMARA lebih berpendar. Padahal lampu ini berdaya 9 Watt saja.

Terkait hasil juga lampu UV AMARA ini sama baiknya dalam menjernihkan air . Terbukti aquarium admin dalam 4 hari saja sudah kembali jernih setelah menggunakan lampu UV ini, tentunya hal ini tidak terlepas dari peran media filter mekanik, biologi dan kimiawi yang sudah admin terapkan, serta pemilihan pompa celup yang tepat.

Kekurangan dari lampu UV Celup AMARA ini adalah harganya yang terbilang mahal. Untuk ukuran 9 Watt saja sudah lebih mahal dari versi 11 Watt Takari yaitu 135k. Selain itu di lampu UV ini admin tidak menemukan adanya saklar dan hanya ada semacam pemutus kabel saja. Sehingga tidak praktis digunakan khususnya buat kamu yang memati-nyalakan setiap hari. Solusinya bisa menggunakan Stop Kontak Timer yang pernah admin review di sini.

Itulah dia review dari admin untuk lampu UV Celup AMARA 9 Watt. Admin mencoba lampu UV ini di aquarium ikan mas koki pada aquarium berukuran 120x40x45 cm. Kedepannya akan admin review juga lampu ini dalam bentuk video sehingga lebih mudah untuk dipahami. Jangan lupa untuk +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit untuk tips-tips menarik seputar tips ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Ingin Punya Air Aquarium Ikan Hias yang Jernih, Bening dan Bersih? Perhatikan 4 Faktor Penting Berikut!

Ingin Punya Air Aquarium Ikan Hias yang Jernih, Bening dan Bersih? Perhatikan 4 Faktor Penting Berikut!

Bagaimana sih caranya supaya air yang ada di dalam aquarium ikan hias bisa sejernih dan sebening kristal? Kok cuma dalam beberapa hari saja bahkan kurang dari 12 jam saja air di aquarium ikan hias mas koki sudah berkabut, keruh dan berbusa? Apakah ada tips khusus, trik khusus menjernihkan air di aquarium? Kalau itu yang dimau, coba kamu perhatikan 4 tips atau 4 faktor cara menjernihkan air di aquarium ikan hias berikut ini!

Ingin Punya Air Aquarium Ikan Hias yang Jernih, Bening dan Bersih? Perhatikan 4 Faktor Penting Berikut!
Ingin Punya Air Aquarium Ikan Hias yang Jernih, Bening dan Bersih? Perhatikan 4 Faktor Penting Berikut!

Punya air aquarium yang jernih, bersih dan bening pasti adalah dambaan dari semua penghobi ikan hias. Tak terkecuali bagi admin sendiri yang memelihara ikan hias jenis Mas Koki. Pasalnya ikan Mas Koki ini sudah terkenal sekali sebagi ikan hias yang suka buang kotoran banyak. Hal ini tidak lain karena ikan mas koki lahap makan, bahkan tidak kenal kenyang. Walhasil semakin banyak makanan yang dimakan oleh ikan mas koki, maka semakin banyak juga kotoran yang akan muncul.

Celakanya justru kotoran inilah yang membuat air di dalam aquarium menjadi cepat keruh, berkabut hingga berbau busuk dan amis. Belum lagi air yang kotor akan menjadi racun sendiri bagi ikan mas koki itu sendiri. Tentunya diperlukan pengetahuan serta pengalaman yang cukup untuk membuat air di aquarium menjadi jernih.

Pada saat awal-awal memelihara ikan hias mas koki, admin sangat kesal karena hanya dalam waktu 12 jam kurang saja, air yang ada di dalam aquarium sudah keruh. Padahal air tersebut bukan air biasa melainkan air minum isi ulang atau air galon yang biasa dipakai buat kita untuk minum. Namun makin ke sini admin jadi tahu apa saja yang menjadi faktor atau penyebab supaya air di aquarium menjadi jernih dan bersih. Setidaknya ada 4 faktor yang perlu kamu perhatikan.

1. Sumber Air
Sudah pasti yang namanya memelihara ikan hias tidak jauh dari air. Karena air adalah media utama, media wajib untuk memelihara ikan. Nah yang admin ketahui sendiri ada beberapa sumber air yang biasa digunakan oleh penghobi ikan hias seperti ikan mas koki, ikan Arwana, ikan discus, ikan guppy, ikan lohan atau ikan hias jenis lainnya yaitu Air sumur atau air tanah, Air Hujan, air PDAM, Air Galon Isi Ulang, dan yang terakhir Air RO (Reverse Osmosis).

Selama pengalaman memelihara ikan hias mas koki sendiri, air galon isi ulang yang sangat direkomendasikan untuk digunakan. Hal ini tidak lain karena air galon minum isi ulang sudah bersih dari bakteri, jernih dari awal dan ketika digunakan juga tidak ada efek berkabut. Justru bening kristal. Karena sebelumnya admin pernah menggunakan air hujan namun justru ikan cepat mati dan air berkabut (ada semacam partikel putih kecil yang melayang). Sedangkan untuk air RO sendiri tidak ada di tempat admin. Kalau ada ini justru lebih bagus dari air minum galon isi ulang. Untuk air tanah atau air sumur dikhawatirkan masih terdapat banyak kandungan besi dan mangan sehingga membuat air kekuningan atau berbau besi dan ini sudah pasti tidak baik untuk ikan hias, termasuk juga manusia.

2. Media Filter
Kalau memelihara ikan hias apalagi ikan mas koki yang sudah terkenal sebagai pabrik kotoran, barang tentu wajib mengenal lebih jauh yang namanya Media Filter. Media Filter ini sendiri ada 3 macam yaitu Filter Mekanik, Filter Biologi, dan Filter Kimia. Umumnya seorang yang baru saja memelihara ikan hias akan dihadapkan pada filter mekanik atau filter busa, spons biasa orang kenal.

Nah masalahnya filter mekanik saja tidaklah cukup karena hanya kotoran kasat mata saja yang tersaring, padahal di dalam air aquarium itu sendiri ada senyawa amonia yang wajib juga diurai dan ini tidak bisa dilakukan oleh filter mekanik. Adapun tugas ini dilakukan oleh filter biologi. Media filter biologi sendiri dipasaran yang paling mudah ditemukan ada Bioring, Bio Ball, Crystall Bio (Cek review Crystall Bio di sini dan Review Bioring Berpori di sini).

Fungsi dari Filter biologi ini sendiri untuk mengubah amonia menjadi Nitrit dan kemudian diubah lagi menjadi Nitrat. Nah filter jenis ketiga yaitu Filter Kimiawi. Umumnya filter kimiawi ini di pasaran diwakilkan oleh Arang aktif atau karbon aktif. Karbon aktif atau arang aktif bisa dibeli dalam bentuk kemasan kain yang dalam penggunaannya biasa di taruh paling akhir box filter. Filter kimiawi ini tidak bisa digunakan terus-menerus seperti filter biologi karena maksimal setiap 3 bulan sekali harus diganti. Begitu pula dengan Batu Zeolit yang wajib dicuci dengan air garam.

3. Jumlah Ikan
Sudah menjadi hukum alam jika semakin banyak ikan di dalam aquarium maka akan semakin banyak juga kotoran. Yup, jumlah dari ikan yang dipelihara juga menentukan tingkat kejernihan air. Buat kamu yang baru-baru memelihara ikan hias pasti dalam benak ingin memelihara ikan sebanyak-banyaknya karena lucu, seru dan menggemaskan saja lihat ikan banyak di dalam satu Aquarium.

Hal ini pun admin alami ketika baru pertama kali memelihara ikan mas koki. Mulai dari Ikan mas koki cendolan seribu perak perekor hingga yang 100k perekor admin taruh dalam satu aquarium. Hasilnya? Sudah pasti sumpek lihatnya, belum lagi air gampang keruh dan berkabut. Walhasil jumlah ikan bertahap admin kurangi hingga saat ini cuma ada belasan saja di dalam 1 aquarium besar. Syukurnya berkat media filter serta sumber air yang benar, air di aquarium admin sudah jernih.

4. Jumlah dan Jenis Pakan
Selain ketiga faktor di atas tadi, satu faktor lagi yang tak kalah penting dalam menentukan atau membuat air di aquarium jernih adalah Jumlah dan jenis(merek) pakan. Secara umum ikan hias makan sama seperti kita yaitu 3 kali sehari dan porsi yang diberikan juga sesuai dengan jumlah ikan yang ada. Sayangnya sebagai pemula biasanya kita cenderung memberikan pakan yang berlebihan, padahal pemberian pakan yang berlebih ini bisa membuat air cepat keruh. Yang benar adalah berilah pakan ke ikan yang bisa habis tidak lebih dari 2 menit.

Selain jumlah pakan, ada juga jenis atau lebih tepatnya merek. Jadi sepengalaman admin memelihara ikan hias, ada beberapa merek pelet yang dapat mempengaruhi warna air khususnya pelet murah. Ada yang membuat air menjadi agak kekuningan dan bahkan ada yang membuat air menjadi kehijauan. Sedangkan pakan pelet yang harganya premium seperti yang sudah pernah admin review di sini lebih membuat air stabil warnanya. Oleh karena itu pemberian pelet dari merek tertentu juga sangat mempengaruhi kualitas air serta warnanya.

Setidaknya itulah 4 faktor atau variabel yang bisa admin berikan ke kamu tentang bagaimana tips supaya air yang ada di dalam aquarium jernih, bening dan bersih. Apa yang admin sampaikan ini murni berdasarkan pengalaman admin sendiri selama memelihara ikan mas koki. Buat kamu yang punya tips lain tentang cara menjernihkan air aquarium bisa tuliskan di kolom komentar. Jangan lupa +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit karena admin setiap Minggu akan membagikan video tips serta review ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Beranda

Tips Ikan Hias

Tips Ikan Mas Koki