Adakalanya kita sebagai pencinta ikan hias harus dihadapkan dengan yang namanya menguras total air yang ada di Aquarium. Biasanya sih karena...
3 Tahap Efektif Menguras Total Aquarium Ikan Hias yang Perlu Kamu Ketahui: Bersih Maksimal

3 Tahap Efektif Menguras Total Aquarium Ikan Hias yang Perlu Kamu Ketahui: Bersih Maksimal

Adakalanya kita sebagai pencinta ikan hias harus dihadapkan dengan yang namanya menguras total air yang ada di Aquarium. Biasanya sih karena memang air yang ada dalam Aquarium tersebut sudah lama sekali tidak diganti-ganti, bisa juga karena terkontaminasi virus atau bakteri berbahaya yang kalau cuma dikuras 50% saja bakal masih membawa bibit penyakit, atau memang karena pindahan. Pokoknya pasti bakal ada banyak alasan untuk mengharuskan kamu agar wajib menguras total air di dalam Aquarium.

3 Tahap Efektif Menguras Total Aquarium Ikan Hias yang Perlu Kamu Ketahui: Bersih Maksimal
3 Tahap Efektif Menguras Total Aquarium Ikan Hias yang Perlu Kamu Ketahui: Bersih Maksimal

Hal ini admin alami sendiri pada Aquarium ikan hias mas koki yang admin miliki saat ini dimana posisinya memang harus dirubah, selain itu warna air sudah kehijauan serta menimbulkan bau tidak sedap. Walhasil satu-satunya jalan tepat adalah dengan menguras Aquarium secara total. Nah supaya proses pengurasan bisa berjalan efektif, berikut ini admin sudah buatkan step by step tata cara menguras Aquarium total yang efektif.

Langkah Pertama:
1. Silahkan kamu siapkan wadah semisal ember atau baskom untuk menempatkan ikan-ikan hias nanti
2. Pindahkan air yang ada di dalam Aquarium sebagian ke dalam wadah yang sudah disiapkan tersebut, kemudian pindahkan ikan-ikan hias tadi ke dalam wadah tersebut. penggunaan air dari Aquarium sendiri dimaksudkan supaya ikan tidak kaget atau stress dengan air baru. Cara ini juga membuat kita lebih berhemat menggunakan air
3. Setelah ikan-ikan tadi dipindahkan, kamu bisa menguras air, tapi ingat sisakan 20%

Langkah Kedua:
1. Siapkan busa atau alat pembersih kaca. Di sini admin menggunakan busa yang biasa digunakan untuk mencuci piring
2. Celupkan busa pembersih tadi ke dalam air di Aquarium, kemudian bersihkan secara seksama sisi-sisi kaca pada Aquarium
3. Itulah alasannya kenapa admin tadi meminta kamu untuk menyisakan air sebanyak 20%
4. Apabila sudah dibersihkan, buang air yang 20% tersebut
5. Jika memang diperlukan, kamu juga bisa membersihkan kaca Aquarium tersebut menggunakan sabun. Namun perlu diingat untuk menggunakan sabun cair supaya tidak meninggalkan bekas atau residu

Langkah Ketiga:
1. Setelah Aquarium tadi sudah kamu bersihkan, kamu juga bisa membersihkan box filter serta mengganti kapas atau busa penyaring. Di sini admin menggunakan box filter custom talang air yang pernah admin review di sini. Untuk media filter biologi sebaiknya tidak dibersihkan karena bisa menghilangkan bakteri baik pengurai amonia
2. Bersihkan juga pompa celup beserta pipa atau selangnya. Pastikan sudah tidak ada lagi kotoran yang menumpuk atau menempel pada pompa celup dan selang tersebut
3. Taburkan garam ikan dan bakteri starter ke dasar permukaan Aquarium
4. Setelah semua media biologi, kimia dan mekanik ditempatkan lagi ke dalam filter box, sekarang kamu sudah bisa mengisi air ke dalam Aquarium
5. Admin sarankan untuk menggunakan air yang sudah diendapkan semalaman atau kalai tidak sempat mengendapkan air, kamu bisa menggunakan air minum isi ulang. Admin selalu menggunakan air ini dan selama ini tidak ada masalah yang berarti.

Nah untuk panduan lengkapnya bisa kamu simak pada video berikut:


Itulah dia panduan lengkap tentang tata cara menguras air Aquarium ikan hias secara total yang efektif. Cara ini admin dapatkan sendiri berdasarkan pengalaman selama memelihara ikan Mas Koki. Buat kamu yang punya saran lain bisa tuliskan di kolom komentar dan jangan lupa untuk +1, like dan bagikan serta Subscribe channel Iwak Buncit. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Ketahui 7 Hal Wajib Ini Sebelum Memelihara Ikan Sapu Jagat di Aquarium Ikan Mas Koki

Ketahui 7 Hal Wajib Ini Sebelum Memelihara Ikan Sapu Jagat di Aquarium Ikan Mas Koki

Ikan Sapu Jagat atau biasa dikenal sebagai ikan sapu-sapu sudah dikenal sejak lama sebagai ikan pembersih. Dimana ikan ini memang suka sekali memakani lumut serta partikel kecil yang ada di dalam sebuah ekosistem. Admin sendiri dulu ketika masih kecil cukup sering melihat ikan sapu jagat ini berada di dalam bak mandi. Tujuannya tidak lain untuk membersihkan lumut serta jentik-jentik nyamuk. Nah sekarang-sekarang ini admin mulai kembali menggunakan jasa ikan cleaning servis ini untuk Aquarium ikan hias jenis Mas Koki.

Ketahui 7 Hal Wajib Ini Sebelum Memelihara Ikan Sapu Jagat di Aquarium Ikan Mas Koki
Ketahui 7 Hal Wajib Ini Sebelum Memelihara Ikan Sapu Jagat di Aquarium Ikan Mas Koki

Seperti yang sudah admin jelaskan pada artikel di sini tentang efektivitas ikan Sapu Jagat dalam membersihkan lumut putih yang sering melekat di permukaan kaca Aquarium. Hasilnya memang tidak diragukan lagi, Aquarium admin yang awalnya banyak sekali lumut putih, beberapa hari saja memasukkan ikan sapu jagat sudah bersih, kinclong tanpa ada satupun lumut tersisa. Rasanya meminta bantuan ikan sapu-sapu adalah langkah yang tepat. Akan tetapi setelah admin coba post hasil ini dalam bentuk video ke channel Iwak Buncit. Beberapa Subscriber berkomentar jika terlalu berisiko memelihara ikan Saput Jagat satu Aquarium bersama ikan mas koki.

Beberapa dari mereka memiliki pengalaman dimana mata ikan mas koki banyak yang hilang setelah memelihara ikan sapu jagat di Aquarium yang sama, selain itu ada yang mengalami ekor ikan mas kokinya jadi rusak, sobek akibat ulah ikan sapu-sapu ini. Menurut mereka ini terjadi karena ikan sapu-sapu sudah kehabisan makanan sehingga tertarik dengan bauk amis yang berasal dari ikan Mas Koki dan yang terjadi justru ikan Mas Koki yang sering dikejar-kejar ikan sapu jagat.

Setelah admin amati beberapa lama, beberapa pernyataan tersebut memang terjadi pada ikan mas koki admin sendiri, oleh karena itu berdasarkan pengalaman tersebut admin coba berikan 7 Tips Wajib yang Harus kamu perhatikan ketika ingin memelihara Ikan Sapu Jagat Satu Aquarium Bersama Ikan Mas Koki.

1. Belilah Ikan Sapu Jagat Pada Penjual yang Bersih
Saat ini ikan sapu jagat bisa ditemui pada semua penjual ikan hias. Bahkan jika kamu mau berusaha sedikit, ikan sapu jagat bisa dengan mudah didapatkan dari sungai atau empang. Nah karena mudahnya mendapatkan ikan sapu jagat ini, maka kita sebagai pemelihara ikan hias harus sedikit waspada.

2. Beli Ikan Secukupnya Saja
Dikarenakan ikan saput jagat sangat mudah didapatkan, jumlahnya juga sangat banyak, maka tidak heran ketika kamu coba membeli ikan pembersih ini biasanya dijual dengan harga murah dan biasanya juga dijual borongan. Contohnya ketika admin membeli ikan sapu jagat di pasar burung Palembang. Penjual menawarkan admin untuk membeli 10 ekor dalam satu paket, namun karena dianggap kebanyakan akhirnya admin beli 3 ekor sapu jagat saja dan itu juga sudah diberi harga murah.

Yah jadi jangan mudah tergiur atau termakan rayuan penjual. Belikah ikan sapu jagat secukupnya. Admin saja yang punya Aquarium ukuran 120x40x45 cm saja hanya membutuhkan 1 ekor ikan sapu jagat dan itu juga sudah bersih, tidak ada lagi lumur, lendir putih yang melekat pada kaca Aquarium. Bahkan kotoran yang sering tersangkut di saluran masuk pompa celup pun turut dibersihkan ikan ini.

3. Beli Kecil Saja
Point ini juga jangan sampai terlewatkan. Umumnya ketika kita membeli ikan hias, tentunya kita akan mengincar ikan yang lebih besar ukurannya. Ikan yang mempunya ukuran besar dianggap bagus, serta lahap makannya. Namun ternyata itu salah, itu tidak berlaku untuk ikan sapu jagat. Jadi ikan sapu jagat itu semakin besar ukurannya maka akan semakin malas bergerak. Walhasil lumut serta kotoran yang melekat pada kaca Aquarium tidak benar-benar bersih. Jadi usahakan untuk memilih ikan sapu jagat yang kecil saja ketika akan membelinya. Ini based on pengalaman admin sendiri selama memelihara ikan sapu jagat.

4. Perhatikan Tidak Ada Ikan Sapu Jagat yang Terlalu Agresif
Bukan hanya ikan sapu jagat saja sebenarnya yang agresif tapi semua ikan bisa bertindak agresif, namun yang kita fokuskan di sini ialah sapu jagat. Jadi sepengalaman admin memelihara ikan ini, ikan sapu jagat sangat suka dengan yang namanya lendir pada ikan mas koki. Sehingga sapu jagat akan cukup sering mengejar ikan mas koki. Nah yang perlu diawasi di sini adalah agresivitasnya. Jika ikan sapu jagat sudah kelewatan, maka lebih baik dipisahkan. Saran dari admin juga pelihara satu saja ikan pembersih ini karena jika lebih dari satu ikan ini sehingga tidak membentuk kelompok sehingga lebih agresif lagi.

5. Perhatikan Keseimbangan
Selain jumlah, keseimbangan dalam artian pakan juga penting dalam memelihara ikan sapu jagat. Kita tahu sama-sama jika ikan sapu jagat ini suka memakani kerak, lumut serta lendir putih (lumut putih) yang ada di kaca Aquarium. Nah alangkah baiknya ketika ingin memelihara ikan mas koki, kondisikan dulu Aquarium kamu banyak lumut, sehingga ketika ikan sapu jagat masuk, dia bisa langsung dapat makanan. Karena kalau tidak dia akan mengejar-ngejar ikan mas koki. Sebenarnya ada cara lain mengatasi masalah seperti ini dengan membeli pakan hidup semisal cacing sutra, namun admin lebih merekomendasikan kondisi tadi.

6. Jangan Pernah Mematikan Lampu
Terkait di point atas juga soal agresivitas. Ada baiknya tidak mematikan lampu jika memelihara ikan sapu jagat ini. Karena cukup bahaya juga mengingat ikan ini suka dengan lendir koki. Khawatirnya badan ikan mas koki kamu merah-merah bahkan bisa saja ada mata ikan mas koki yang hilang dimakan ikan ini.

7. Musnahkan Jika Sudah Tidak Dipelihara Lagi
Mengingat ikan sapu jagat ini karakteristiknya invasif alias menduduki suatu tempat sehingga ikan-ikan jenis lain dapat terganggu perkembangbiakannya. Maka ada baiknya setelah tidak lagi digunakan, ikan sapu jagat ini dimusnahkan. Jangan dibuang ke sungai, danau, kolam atau kambang. Karena bisa menghancurkan habitat ikan jenis lain.

Setidaknya itulah 7 hal yang perlu kamu perhatikan pada saat memelihara ikan sapu jagat pada Aquarium ikan mas koki. Apa yang admin sampaikan ini based on pengalaman sendiri. Buat kamu yang punya saran lain terkait bahasan kita kali ini bisa tuliskan di kolom komentar. Silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel Iwak Buncit supaya terus bisa mendapatkan update terbaru seputar ikan hias. Semoga bermanfaat, salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
3 Cara Merubah Kebiasaan Makan Ikan Mas Koki: Floating ke Sinking - Tenggelam ke Mengambang

3 Cara Merubah Kebiasaan Makan Ikan Mas Koki: Floating ke Sinking - Tenggelam ke Mengambang

Buat kamu penyuka ikan mas koki pasti pernah mengalami kondisi dimana ikan peliharaannya tidak mau memakan jenis pelet tertentu. Yup jadi ikan mas koki yang biasanya makan pelet jenis Sinking alias tenggelam, tidak mau makan tipe pelet floating atau mengambang, atau malah sebaliknya? Nah ini admin alami sendiri ketika mau berpindah dari Pelet Saki Hikari LionHead ke Saki Hikari Oranda Gold Premium. Buat kamu yang punya masalah seperti ini, bisa ikuti Tips berikut!

3 Cara Merubah Kebiasaan Makan Ikan Mas Koki: Floating ke Sinking - Tenggelam ke Mengambang
3 Cara Merubah Kebiasaan Makan Ikan Mas Koki: Floating ke Sinking - Tenggelam ke Mengambang

Ikan peliharaan seperti ikan mas koki tidak mau makan, pastinya akan menjadi suatu yang tidak diinginkan oleh kita sebagai pemelihara ikan hias. Apalagi jika pelet yang dibeli bukan pelet sembarang, sampai harus menguras uang saku segala supaya ikan mas koki kesayangan bisa makan, bisa mendapatkan vitamin yang lengkap. Ini admin alami sendiri ketika memberi makan pada ikan mas koki kesayangan dimana pelet dari Saki Hikari LionHead tipe sinking atau tenggelam (seperti yang pernah admin review di sini) tidak begitu banyak dimakan. Bahkan beberapa koki tidak mau makan, contohnya Koki Ryukin yang hanya mencari makanan di atas.

Hal ini terjadi lantaran Ikan Mas Koki Ryukin tersebut pada saat admin membelinya langsung dari sesama penghobi diberi makan Saki Hikari Oranda tipe Floating alias mengambang. Walhasil ketika admin beli dan pindahkan ke Aquarium sendiri, Ryukin diberi maka. Ikan Mas Koki ini tidak menggubrisnya. Padahal ikan mas koki jenis lain semisal Oranda, Ranchu, Demekin lahap memakan pelet LionHead tersebut. Akhirnya admin coba beralih ke Saki Hikari Oranda Gold (Ini juga karena rekomendasi dari yang sudah berpengalaman).

Nah masalah yang sama juga muncul, dimana ada seekor ikan Mas Koki Jenis Ranchu Sakura kesulitan memakan pelet Saki Hikari Oranda Gold tipe Floating ini. Jadi setiap kali pakan diberikan, Ikan Ranchu ini justru mencarinya di bawah (dasar Aquarium), padahal pelet tadi berada di permukaan. Beda cerita dengan Mas Koki Ryukin yang lahap dan mudah memakan pelet tipe floating.

Berkaca dari pengalaman tersebut, akhirnya admin berinisiatif untuk mencari-cari cara agar ikan mas koki yang awalnya sudah terbiasa dengan pakan pelet jenis tertentu bisa pindah ke tipe lain, semisal dari Floating ke Sinking atau dari tenggelam ke mengambang. Dari hasil percobaan tersebut, admin menemukan setidaknya ada 3 cara untuk merubah kebiasaan makan ikan mas koki. Adapun caranya sebagai berikut:

1. Puasakan Ikan
Hal pertama serta bisa dibilang mudah adalah dengan mempuasakan ikan mas koki. Jadi sebelum kamu berpindah ke tipe pelet tertentu, ada baiknya ikan mas koki dipuasakan terlebih dahulu. Durasinya terserah kamu sih, tapi biasanya admin kasih puasa selama 3 hari. Kemudian setelah 3 hari, coba beri ikan mas koki tersebut dengan pelet yang kamu tuju. Kalau berhasil ikan mas koki akan memakan pelet tersebut, namun jika gagal bisa kamu perpanjang lagi masa puasanya.

2. Ubah Rasio
Cara kedua ini membutuhkan kesabaran serta ketelatenan kamu. Yah, jadi cara kedua ini dengan mengatur rasio pakan. Jadi misalkan nih awalnya kamu memberikan 100% pakan pelet jenis Tenggelam (Sinking), sekarang kamu ubah menjadi 90% Sinking 10% Floating (mengambang). Lalu kamu ubah lagi rasionya keesokan hari menjadi 80% Sinking menjadi 20% Floating. Itu terus berlanjut hingga 100% floating. Cara ini terbukti berhasil juga dan sudah admin praktikkan sendiri.

3. Pancing/Lemparkan
Cara ketiga ini dibilang agak sedikit maksa, jadi coba kamu lemparkan pakan tadi dekat dengan ikan yang dituju. Semisal nih admin ingin memberikan pelet ke Ikan Mas Koki Ryukin yang sudah terbiasa floating. Admin lemparkan pelet sinking ke dekatnya. Awalnya ikan akan merespons namun tidak bisa menangkap pelet tersebut, namun lama kelamaan ikan akan terbiasa menangkapnya.

Agar lebih mudah dipahami sudah admin buatkan juga bahasan kita kali ini dalam bentuk video, silahkan dicek berikut ini:


Alhamdulillah dengan 3 cara di atas akhirnya admin bisa dengan mudah mengubah kebiasaan makan ikan mas koki admin, yang awalnya floating ke sinking atau dari Sinking ke floating. Kuncinya adalah kesabaran karena ikan belajar berdasarkan kebiasaan serta perilaku. Nah buat kamu punya pengalaman sepeti ini bisa tuliskan di kolom komentar. Siapa tahu ada cara lain yang lebih mudah lebih efektif. Silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe Channel Iwak Buncit agar terus bisa mendapatkan informasi terbaru seputar ikan hias. Semoga bermanfaat, salam admin IwakBuncit.com
Baca selengkapnya »
Sekalipun Air Aquarium Kamu Sudah Bening, Tetap Saja Harus Ganti Air 50%! Ini Alasannya

Sekalipun Air Aquarium Kamu Sudah Bening, Tetap Saja Harus Ganti Air 50%! Ini Alasannya

Haruskah tetap ganti air sebanyak 50% jika kondisi air di aquarium saat ini masih jernih, bening dan bersih? Apa yang bakal terjadi pada ikan hias mas koki jika tidak melakukan penggantian air? Rasanya mubazir saja jika diganti airnya, padahal masih terlihat bersih dan bening? Simak penjelasan serta alasan lengkapnya berikut ini!

Sekalipun Air Aquarium Kamu Sudah Bening, Tetap Saja Harus Ganti Air 50%! Ini Alasannya
Sekalipun Air Aquarium Kamu Sudah Bening, Tetap Saja Harus Ganti Air 50%! Ini Alasannya

Punya air di aquarium jernih, bersih, bening rasanya adalah cita-cita semua penyuka ikan hias. Termasuk admin yang suka memelihara ikan hias jenis Mas Koki. Padahal ikan mas koki sendiri sudah terkenal sebagai pabrik amonia alias ikan yang paling suka makan, paling suka buang kotoran juga. Jadi tidak heran punya air aquarium yang jernih, bersih, bening rasanya suatu hal yang sangat sulit ketika memelihara Iwak buncit ini.

Namun setelah berjalannya waktu, admin akhirnya ketemu selah juga supaya bisa dapat menjaga air aquarium menjadi jernih ini, bahkan dalam kurun waktu 1 bulan pun, air tetap bening. Nah yang jadi pertanyaannya adalah apakah harus tetap diganti sekalipun air di aquarium masih bersih, masih bening? Secara yang namanya penggantian air atau Water Change itu umumnya dilakukan jika air di aquarium sudah keruh, kotor, berkabut dan bau?

Yup, jadi yang namanya Water Change itu wajib dilakukan setidaknya 1 bulan sekali dan itu bergantung dari kualitas air juga. Bagusnya penggantian air dilakukan 1 Minggu sekali. Yah jadi walaupun kondisi air kamu bagus, jernih seperti yang sudah admin jelaskan di atas tadi, namun tetap saja harus dilakukan penggantian air. Ini tidak lain supaya ikan yang ada di dalam aquarium tersebut tetap sehat serta terhindar dari serangan bakteri dan virus.

Analoginya seperti manusia yang nyaman sudah terbiasa berada di ruangan ber-AC yang sejuk dingin, namun tetap saja yang namanya ruangan ber-AC akan kalah segarnya dengan udara luar, udara alami, udara yang berada di luar ruangan. Karena memang pada dasarnya manusia harus tetap menghirup udara segar. Nah hal itu juga berlaku untuk ikan hias. Walaupun airnya nampak bersih, jernih, namun harus tetap dilakukan penggantian air supaya ikan tetap merasa segar.

Contohnya seperti yang admin tunjukkan pada video berikut ini:


Jadi sudah paham kan kenapa penggantian air pada aquarium ikan hias itu wajib? Kalau kamu memang penyuka ikan hias entah Ikan Mas koki, Lohan, Arwana, Discus, Guppy, Oscar, Belida dan lain sebagainya. Maka sisihkan waktu dan tenaga untuk merawat ikan hias kesayanganmu. Jangan sampai karena kemalasanmu malah membuat ikan hias kesayangan menjadi sakit. Jika dirasa bermanfaat silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit guna mendapatkan update terbaru seputar tips ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
2 Cara Ampuh Membersihkan Kotoran Pipa Aquarium: Dijamin Langsung Bersih 👍

2 Cara Ampuh Membersihkan Kotoran Pipa Aquarium: Dijamin Langsung Bersih 👍

Salah satu yang bikin kesal ketika menggunakan pipa pada aquarium ikan hias seperti ikan mas koki adalah susah atau sulitnya membersihkan pipa yang kotor oleh banyaknya kotoran yang menumpuk. Nah di bahasan ini admin akan bagikan ke kamu bagaimana caranya membersihkan pipa aquarium pada ikan mas koki sampai bersih total.

2 Cara Ampuh Membersihkan Kotoran Pipa Aquarium: Dijamin Langsung Bersih
2 Cara Ampuh Membersihkan Kotoran Pipa Aquarium: Dijamin Langsung Bersih

Buat kamu pencinta ikan hias seperti Ikan Mas Koki, lohan, Arwana, discus, guppy, Oscar, Nila Merah, Belida dan lain sebagainya pasti tidak asing lagi dengan yang namanya pipa aquarium. Pipa ini warna putih transparan dan biasanya banyak di jual di toko ikan hias. Sebenarnya ada alternatif lain selain menggunakan pipa transparan ini yaitu dengan menggunakan selang elastis berwarna biru. Namun karena dinilai kurang rapih karena selang sering menjuntai, serta dapat mengurangi keindahan aquarium. Banyak dari pencinta ikan hias lebih memilih menggunakan pipa.

Admin Iwak Buncit juga awalnya kurang tertarik menggunakan pipa karena tidak fleksibel tadi, agak sulit untuk dipindah-pindahkan, namun makin ke sini admin lebih memilih menggunakan pipa ketimbang selang biru. Nah salah satu masalah yang biasa ditemui oleh mereka yang menggunakan pipa aquarium ini adalah kotoran yang sulit untuk dibersihkan. Selain sulit juga merusak pandangan mata. Yup, beberapa kali admin coba untuk membersihkan kotoran yang ada di sepanjang dalam pipa aquarium, namun hasilnya tetap nihil, masih banyak saja kotoran yang sulit dibersihkan.

Itu tidak lain karena diameter pipa aquarium yang kecil sehingga telunjuk jaripun kesulitan untuk masuk, belum lagi kalau ukuran pipa terlalu panjang, bakal jadi tambah sulit lagi. Nah setelah menggunakan pipa aquarium cukup lama, akhirnya admin menemukan 2 cara yang setidaknya efektif dalam membersihkan pipa aquarium secara bersih maksimal.

Pertama:
Bisa menggunakan koran bekas. Jadi kamu ambil koran bekas, kemudian linting sehingga memanjang. Setelah itu coba kamu basahi atau celupkan pipa aquarium tadi ke dalam air. Kemudian angkat lalu kamu masukkan lintingan koran tadi ke dalam pipa. Lalu coba bersihkan pipa tadi sampai kotoran yang ada di dalamnya menghilang

Kedua:
Di sini admin membeli semacam sikat panjang yang sepertinya memang dibuat untuk membersihkan pipa aquarium. Sikat panjang ini admin beli seharga 30 ribu di toko ikan hias juga. Kebetulan sekali admin melihat ada yang mau membeli sikat ini, jadi admin ikut beli juga. Cara penggunaannya juga terbilang mudah dan sama seperti menggunakan sikat pada umumnya.

Tinggal kamu basahi dulu pipa yang akan disikat, lalu masukkan pangkal ujung sikat ke dalam pipa. Kemudian gosok-gosokkan sikat sembari lihat apakah pipa sudah bersih. Saran dari admin supaya kotoran dari pipa tersebut tidak mengenai kamu, usahakan untuk menggosok pipa di dalam air. Tinggal siapkan saja ember berisi air penuh lalu gosok pipa tadi di dalam air dengan sikat.

Panduan lengkapnya bisa kamu cek pada video berikut. Admin juga sertakan bentuk dari sikat pipa aquarium tersebut:


Dengan menggunakan 2 cara di atas, admin sudah tidak perlu khawatir untuk membersihkan pipa aquarium lagi. Kalau sudah kotor tinggal pilih saja mau menggunakan cara 1 atau cara 2. Nah buat kamu yang punya permasalahan sama seperti admin, semoga tutorial kali ini bermanfaat. Silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Kutu Jarum Ikan Mas Koki BIsa Dicabut dengan Pinset? Bagaimana Caranya? Amankah?

Kutu Jarum Ikan Mas Koki BIsa Dicabut dengan Pinset? Bagaimana Caranya? Amankah?

Kutu jarum adalah salah satu penyakit yang biasa dan akan kamu jumpai sebagai pencinta ikan hias, salah satunya adalah ikan Mas Koki. Nah baru-baru ini Ikan Mas Koki admin berjenis Ryukin terkena Kutu Jarum pada bagian badan serta ekornya. Karena admin belum punya waktu, dan ingin cepat menyembuhkannya tanpa perlu obat serta karantina. Maka dari itu admin coba gunakan cara berikut ini. Dijamin kutu jarum pada ikan mas koki bisa sembuh seketika tanpa perlu obat dan karantina lagi.

Kutu Jarum Ikan Mas Koki BIsa Dicabut dengan Pinset? Bagaimana Caranya? Amankah?
Kutu Jarum Ikan Mas Koki BIsa Dicabut dengan Pinset? Bagaimana Caranya? Amankah?

Mau tidak-mau, suka atau tidak penyakit yang namanya kutu jarum pasti akan muncul ketika kamu memelihara ikan hias, contohnya admin Iwak Buncit di sini yang memelihara Ikan Mas Koki. Yup, jadi baru-baru ini ikan mas koki admin jenis Ryukin terkena serangan kutu jarum, tak tanggung-tanggung yang terkena langsung dua yaitu di bagian badan dekat insang dan satunya lagi di ekor.

Serangan kutu jarum ini muncul karena admin tidak terlalu memperhatikan kebersihan serta kesehatannya ketika membeli. Jadi bisa dibilang kutu jarum ini sudah ada dari tempat si penjual. Dari pada menunggu lama, bisa-bisa ikan mas koki admin yang lain ikut terserang juga. Walhasil admin segera mencoba menyembuhkannya. Nah berhubung tidak mau repot dan obat KutuBlas seperti yang pernah admin review di sini itu tidak ada, makanya admin coba untuk mencabutnya sendiri.

Yup, jadi sebenarnya kutu jarum pada ikan mas koki itu bisa dicabut sendiri loh. Cara mencabutnya juga terbilang mudah yaitu cukup dengan menggunakan pinset yang biasanya digunakan untuk memperbaiki alat-alat elektronik. Usahakan saja menggunakan pinset yang ujungnya lancip, tajam supaya lebih mudah pada saat mencabut kutu jarum nanti. Selain itu perlu kehati-hatian serta ketelitian penuh pada saat mencabut kutu jarum nanti supaya badan ikan tidak terluka.

Berikut ini sudah admin buatkan video lengkap bagaimana caranya mencabut kutu jarum dari badan serta ekor ikan mas koki:


Tentunya mungkin tidak semua orang mau dan berani melakukan ini, terlebih kepada ikan hias kesayangan. Admin Iwak Buncit juga seperti itu awalnya, namun makin ke sini admin makin belajar bagaimana caranya merawat serta menyembuhkan penyakit pada ikan mas koki. Oh iya, kutu jarum ini sebenarnya tidak menyerang ikan mas koki saja, tapi juga bisa pada ikan hias lainnya seperti lohan, Arwana, Oscar, discus, dan lain sebagainya.

Semoga pengalaman yang admin bagikan kali ini tentang bagaimana caranya mencabut kutu jarum ikan mas koki menggunakan pinset bisa menambah wawasan kamu. Silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit guna terus mendapatkan informasi terbaru seputar tips ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
2 Penyebab Kenapa Gelembung Udara Tidak Keluar dari Pompa Celup Aquarium

2 Penyebab Kenapa Gelembung Udara Tidak Keluar dari Pompa Celup Aquarium

Beberapa dari kamu khususnya yang baru saja memelihara ikan hias mungkin ada yang bingung bagaimana caranya memunculkan gelembung udara layaknya aerator pada sebuah pompa celup aquarium ikan hias. Karena memang pada pompa selam saat ini sudah terdapat aerator sehingga kamu tidak perlu lagi membeli atau menggunakan aerator terpisah. Buat yang belum tahu caranya atau belum berhasil memunculkannya silahkan simak tutorial berikut hingga selesai!

2 Penyebab Kenapa Gelembung Udara Tidak Keluar dari Pompa Celup Aquarium
2 Penyebab Kenapa Gelembung Udara Tidak Keluar dari Pompa Celup Aquarium

Sejatinya pompa jenis celup untuk aquarium saat ini sudah tidak lagi hanya berfungsi sebagai pompa saja, namun juga diberi fungsi tambahan sebagai aerator. Fitur aerasi ini tidak hanya bisa kamu temui pada pompa mahal, tapi pompa seharga 50 ribu pun sudah ada fungsi aeratornya. Di kemasan pompa pun biasanya sudah dijelaskan bagaimana cara memunculkan gelembung aerasi, namun mungkin ada sebagian dari kamu yang masih bingung cara memunculkannya. Secara masih ada juga yang tidak muncul gelembung aerasinya sekalipun selang udara sudah disambungkan ke pompa.

Ini admin temui sendiri ketika memang pompa celup dari Nikita dan Amara. Pompa Nikita ini admin dapatkan ketika pertama kali membeli aquarium ikan mas koki. Pompa ini dijual satu set dengan box filter, sedangkan pompa Amara admin beli tersendiri. Pada saat pemasangan pompa, admin sudah sambungkan selang aerator ke pompa, namun entah kenapa gelembung udara tidak mau juga muncul, hanya arus deras saja yang keluar dari mulut pompa. Padahal admin sudah mengikuti instruksi yang ada di box kemasan.

Nah setelah admin amati, ternyata gelembung udara aerator ini tidak mau muncul jika tidak ditiup terlebih dahulu. Yah, mungkin juga karena pompa celup aquarium ini kecil daya hisapnya, walhasil ketika fungsi aerator dinyalakan, kekuatan pompa menjadi terbagi 2. Jadi ada kalanya gelembung udara keluar, namun sering kali mati. Ini bikin admin jadi khawatir mana kala bepergian. Jadi was-was saja misalkan ada pemadaman listrik PLN, dan ketika listrik mati, gelembung udara tidak menyala.

Di pompa kedua ini kasusnya hampir mirip dimana pompa Amara AA 1200 dengan daya hisap 1000 Liter per Jam juga tidak mau menyemburkan gelembung udara. Ini terjadi ketika admin gunakan pada aquarium dengan ukuran 120x40x45cm pada posisi air cukup tinggi. Jadi pompa Amara AA 1200 ini tidak mau mengeluarkan gelembung jika ditaruh di dasar aquarium. Padahal ketika ditaruh di aquarium ukuran 60x30x30, gelembung udara bisa keluar deras.

Setelah diselidiki ternyata gelembung udara cuma muncul jika pompa ditarik ke tengah aquarium. Jadi posisi pompa tidak boleh terlalu dalam. Spekulasi admin jika aerator pada pompa celup Amara AA 1200 ini tidak dapat berfungsi jika berada pada tekanan air yang dalam. Setelah admin coba ganti dengan pompa celup Aquila P1600 dan P3000, gelembung aerasi muncul deras.

Agar lebih mudah dipahami, admin juga sudah membuatkan video tentang panduan bagaimana caranya memunculkan gelembung udara pada pompa celup aquarium di bawah ini:


Yah walau memang aerasi pada aquarium lebih kita andalkan dari aerator terpisah, namun tidak ada salahnya menggunakan aerator yang berasal dari pompa celup. Karena selain bisa menghemat konsumsi listrik, menggunakan aerator dari pompa celup juga memiliki keuntungan minim berisik. Yup, kita ketahui bersama jika aerator terpisah itu memiliki suara yang berisik.

Semoga apa yang admin bagikan kali ini bermanfaat buat kamu, khususnya yang masih bingung bagaimana caranya memunculkan gelembung udara pada pompa celup. Silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit. Semoga bermanfaat, salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Beranda

Tips Ikan Hias

Tips Ikan Mas Koki