Buat yang suka memelihara ikan hias seperti ikan mas koki, pasti sudah tidak asing lagi mendapati kondisi dimana secara tiba-tiba air di dal...
Inilah 5 Penyebab Air Berbusa, Berkabut dan Bau Amis Pada Aquarium Ikan Mas Koki yang Wajib Kamu Ketahui!

Inilah 5 Penyebab Air Berbusa, Berkabut dan Bau Amis Pada Aquarium Ikan Mas Koki yang Wajib Kamu Ketahui!

Buat yang suka memelihara ikan hias seperti ikan mas koki, pasti sudah tidak asing lagi mendapati kondisi dimana secara tiba-tiba air di dalam Aquarium menjadi keruh, berkabut, berbau amis hingga berbusa. Biasanya busa ini akan banyak muncul di permukaan air yang ditandai dengan buih-buih gelembung seperti balon sabun yang menggumpal dan kalau dirasakan, air yang ada dalam Aquarium menjadi licin agak lengket. Yang jadi pertanyaan adalah apakah hal semacam ini wajar atau memang ada suatu penyakit ataupun kelainan?

Inilah 5 Penyebab Air Berbusa, Berkabut dan Bau Amis Pada Aquarium Ikan Mas Koki yang Wajib Kamu Ketahui!
Inilah 5 Penyebab Air Berbusa, Berkabut dan Bau Amis Pada Aquarium Ikan Mas Koki yang Wajib Kamu Ketahui!

Admin sendiri di awal-awal memelihara ikan mas koki juga sempat mendapati kondisi air di Aquarium berbusa. Padahal baru juga sehari yang lalu admin ganti dengan air yang baru dan air yang digantikan pun bukanlah air dari PDAM atau air sumur, melainkan air mineral yang biasanya digunakan untuk minum sehari-hari. Harusnya sih dengan air minum tersebut, air yang ada di dalam Aquarium menjadi jernih sebening kristal, namun yang admin dapati justru kebalikannya dimana air menjadi keruh, berbusa, berbau amis dan agak lengket.

Nah jika kamu mendapati hal tersebut, dari sepengalaman admin selama memelihara ikan mas koki. Setidaknya ada 5 penyebab kenapa air di Aquarium tersebut bisa berbusa:

1. Ada Ikan yang Bertelur
Ini nih yang admin temukan penyebab utama kenapa air di dalam Aquarium ikan mas koki bisa berbusa yaitu karena ada salah satu ikan yang bertelur. Biasanya ikan mas koki yang dibeli di pasaran kan kita belum tahu mana yang jantan dan mana yang betina. Nah bisa jadi pada saat membeli, kita dapat yang betina. Walhasil ketika pada waktunya tiba, ikan mas koki betina akan mengeluarkan telurnya.

Nah keluarnya telur ini akan dibarengi dengan lendir berwarna putih yang ikut menyemprot keluar dari anus ikan koki, yang kalau admin perhatikan ini mungkin semacam lendir yang fungsinya untuk memudahkan telur keluar serta sebagai pemikat atau penarik supaya ikan mas koki jantan mendekat kemudian membuahi telur-telur tadi.

2. Bom Amoniak
Wah ini bahaya, karena amoniak yang berlebih bisa membuat ikan sakit hingga kematian loch. Nah buat kamu yang belum tahu jika selain kotoran fisik yang bisa kita lihat secara langsung, Sebenarnya ikan mas koki juga membuang kotoran bernama amoniak. Amoniak ini tidak secara serta merta ikan mas koki yang buang namun dihasilkan dari kotoran ikan mas koki itu sendiri dan juga berasal dari makanan ikan mas koki baik itu pelet atau makanan pabrik maupun dari makanan hidup seperti cacing darah maupun cacing sutra yang menumpuk.

Solusinya adalah dengan menambahkan filter biologi yang meliputi bio ball, bio ring serta batu zeolit. Sehingga bakteri baik yang berfungsi sebagai pengolah amoniak menjadi nitrit bisa tumbuh dengan baik. Sebagai referensi filter biologi, kamu bisa menggunakan bio ring atau ceramic berpori yang pernah admin review di sini.

3. Filter Mekanik yang Kotor
Walau sering terlewatkan dan dianggap sepele, nyatanya filter mekanik, atau filter busa yang biasanya digunakan untuk menyaring kotoran juga bisa membuat air menjadi berbusa. Yup, filter mekanik atau filter fisik yang tidak dibersihkan sebelum digunakan, bisa saja membawa sisa-sisa kotoran dari hasil produksi yang kita sendiri tidak tahu secara jelas komposisi pembuatannya. Oleh karena itu ada baiknya sebelum digunakan, cuci bersih terlebih dahulu filter mekaniknya.

4. Belum Pernah Dikuras (Pengurasan Pertama)
Air berbusa pada Aquarium ikan mas koki juga bisa diakibatkan belum dilakukannya pengurasan pertama dan biasanya juga di awal-awal pengisian airnya belum terbentuk bakteri pengurai. Hal ini sangat wajar sekali dan akan selalu dialami oleh setiap pecinta ikan hias mas koki. Solusinya adalah dengan melakukan pengurasan air Aquarium sebanyak 50%.

5. Dari Pakannya Sendiri
Nah untuk yang satu ini admin alami ketika menggunakan pakan atau pelet dari Saki Hikari Balance yang (cek reviewnya di sini) dan Saki Hikari Growth. Kedua pelet tadi menghasilkan warna putih. Apalagi jika pakan tersebut tidak segera dihabiskan oleh ikan, maka pelet tadi akan dengan cepat hancur. Walhasil air menjadi berkabut sekali.

Solusi paling mudah agar air berbusa tadi bisa dengan cara melakukan penggantian air sebanyak 50%, atau kuatkan di bagian filtrasi. Admin sendiri menguatkan bagian filtrasi sehingga tidak perlu melakukan penggantian air. Terlebih di daerah sini masih cukup sulit air bersih.

Nah sekarang kamu sudah tahukan penyebab atau alasan kenapa air pada Aquarium ikan hias mas koki kamu bisa berbusa seperti itu dan sudah tahu apa yang harus dilakukan? Admin juga sudah menyertakan bahasan ini dalam bentuk video juga supaya lebih mudah untuk dipahami:


Jika dirasa bermanfaat silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel Iwak Buncit Indonesia karena admin cukup sering mengupload video-video terbaru seputar Tips ikan hias. Semoga bermanfaat, salam iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Kebingungan Cara Menentukan Besaran Pompa Aquarium yang Tepat? Simak Tips Berikut ini + Video

Kebingungan Cara Menentukan Besaran Pompa Aquarium yang Tepat? Simak Tips Berikut ini + Video

Halo gan, salam Iwak Buncit. Di artikel kali ini admin secara khusus membahas tentang tata cara menentukan besaran pompa celup Aquarium ikan hias seperti ikan mas koki, ikan lohan, ikan arwana, discus dan lain sebagainya. Sehingga kamu bisa dengan tepat memilih Power Head yang efisien, mampu secara maksimal menyedot kotoran serta menyirkulasikan air bersih dengan baik. Yuk, tanpa berlama-lama lagi silahkan dibaca saja hingga selesai tutorial berikut!

Kebingungan Cara Menentukan Besaran Pompa Aquarium yang Tepat? Simak Tips Berikut ini + Video
Kebingungan Cara Menentukan Besaran Pompa Aquarium yang Tepat? Simak Tips Berikut ini + Video

Salah satu yang harus ada pada Aquarium ikan hias adalah pompa. Karena dengan pompa ini kita bisa menyedot kotoran yang ada pada Aquarium kemudian menyirkulasikan air bersih. Di pasaran sendiri terdapat 2 jenis pompa, yang paling umum bisa dengan mudah ditemukan adalah pompa jenis submarine atau pompa celup. Pompa celup ini sendiri memiliki beragam ukuran. Tipa-tiap ukuran pompa ini sendiri memiliki daya hisap beda. Tentunya pompa celup (Power Head) yang berukuran besar, berdaya besar akan memiliki daya hisap kuat. Begitu juga sebaliknya pompa celup kecil cenderung lemah karena memang biasanya diperuntukkan untuk Aquarium kecil.

Buat pencinta ikan hias veteran sih pemilihan jenis pompa serta besaran pompa sendiri adalah suatu hal yang biasa, namun beda cerita buat mereka yang baru saja ingin memelihara ikan hias. Contohnya seperti admin ketika pertama kali memelihara ikan Mas Koki cukup kebingungan memilih serta menentukan besaran pompa Aquarium. Beruntungnya pada saat itu si penjaga toko merekomendasikan pompa All in One yang sudah satu paket dengan pompa serta box filter, berhubung juga ukuran Aquarium yang admin beli termasuk kecil. Namun bagaimana dengan mereka yang memilih sendiri tanpa rekomendasi?

Seiring berjalannya waktu admin coba upgrade ke tank luas, yang awalnya 60 x 30 x 30 cm menjadi 120 x 40 x 45 cm. Nah disinilah admin kebingungan lagi cara menentukan besaran ukuran pompa celup yang harus digunakan. Setelah admin coba cari referensi di Google serta bertanya-tanya ke penjaga toko serta ikan hias serta berdiskusi dengan pecinta ikan hias Mas Koki lainnya di Forum maupun grup, akhirnya ketemulah admin pada pompa celup dari Aquila P3000 yang punya daya sedot 2400 Liter Per Jam, untuk review lengkap dari pompa ini sendiri bisa kamu cek di sini (admin juga sertakan videonya).

Lantas bagaimana sih sebenarnya cara yang tepat untuk menentukan besaran pompa celup pada sebuah Aquarium?

Ternyata untuk menentukan besaran pompa celup yang tepat pada Aquarium ada rumusnya loch. Yup, rumus ini bisa kamu jadikan acuan dalam menentukan pompa celup berdaya berapa yang pas di Aquarium. Adapun Rumusnya sebagai berikut:

Panjang x Lebar x Tinggi = Volume / 1000
Contohnya Aquarium admin sendiri:
P= 120 cm L= 40 cm T= 45 cm
Maka Volumenya adalah 216.000 cm
Kemudian kamu bagi dengan nilai 1000 = 216.000 / 1000 = 216
Maka Jumlah volume air yang ada pada Aquarium admin adalah 216 Liter

Sekarang kita sudah tahu jumlah volume air yang ada di dalam Aquarium tersebut, sekarang bagaimana cara menentukan besaran daya pompa?
Jadi, jumlah volume air tadi setidaknya kamu kalikan 2. Yup kalikan 2 itu adalah minimal sekali dan ada bagusnya terus kamu kelipatan kelipatannya. Misalkan 216 x 2 = 432. Tentunya pompa dengan 432 L/J cukup sulit ditemukan di pasaran dan kalau pun ada ukurannya kecil sekali. Maka dari itu coba kamu kalikan 4 atau 8. Apabila Dikali 4 maka hasilnya adalah 864, sedangkan jika dikalikan 8 adalah 1728. Nah kalau dilihat pompa dengan ukuran 1728 Liter per Jam ini cukup menjanjikan. Di pasaran sendiri ada 2 pompa dengan ukuran mendekati nilai tadi, yaitu 1600 L/J dan satunya lagi 1800 L/J. Saran admin sih ambil yang 1800 L/J ini.

Selain itu pertimbangkan daya yang digunakan juga, ingat pompa celup ini akan bekerja selama 24 jam penuh nonstop selama seminggu, sebulan bahkan bertahun-tahun jadi besaran daya yang digunakan juga cukup berpengaruh ke konsumsi listrik. Setelah itu juga kamu perhatikan box filternya. Karena sepengalaman admin selama menggunakan pompa berdaya besar ini jika masih memaksakan menggunakan box filter biasa maka akan banjir. Oleh karena itu admin menggunakan box filter custom dari talang air yang pernah admin review di sini.

Selengkapnya soal bahasan tata cara menentukan besaran pompa celup Aquarium ini bisa kamu tonton pada video berikut:


Yah, semoga tutorial ini bermanfaat buat kamu khususnya yang masih bingung bagaimana cara yang tepat menentukan besaran daya pompa celup yang tepat untuk Aquarium ikan hias seperti ikan mas koki, ikan lohan, ikan arwana, ikan discus, ikan Guppy, serta ikan hias jenis lainnya. Jika dirasa bermanfaat silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel Iwak Buncit agar terus bisa mendapatkan update terbaru seputar Tips dan trik dalam memelihara ikan hias. Salam admin iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
2 Manfaat Ikan Manfish Satu Aquarium dengan Ikan Mas Koki yang Jarang Diketahui Orang

2 Manfaat Ikan Manfish Satu Aquarium dengan Ikan Mas Koki yang Jarang Diketahui Orang

Buat kamu yang suka ke pasar ikan hias, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya ikan Manfish, ikan layang atau yang lebih dikenal sebagai ikan Anglefish. Ikan ini terhilang anggun, tenang, serta lenggak-lenggok pergerakannya juga indah. Terlebih dengan corak warnanya yang menarik, mengkilap disertai motif bergaris. ikan-ikan seperti ini sepertinya bakal sangat cocok sekali jika dipadu-padankan dengan Aquarium Aquascape.

Amankah Ikan Manfish Sering Digabung dengan Ikan Mas Koki? Simak 2 Manfaatnya Berikut Ini!
Amankah Ikan Manfish Sering Digabung dengan Ikan Mas Koki? Simak 2 Manfaatnya Berikut Ini!

Yah, admin juga sangat setuju karena perilaku ikan ini yang cukup tenang, serta tidak grasah-grusuh seperti ikan Mas Koki. Namun sadarkah kamu justru ikan Manfish ini lebih sering ditemukan dalam satu Aquarium dengan Ikan Mas Koki? Yup, jadi buat kamu yang suka pergi ke pasar ikan hias pasti cukup sering melihat ikan layang ini satu Aquarium bersama ikan Mas Koki. Kalau dilihat dari perilakunya sepertinya bakal tidak cocok ya?, yang satu tenang dan yang satunya malah super aktif. Namun tahukah kamu jika penyatuan ini ada tujuannya?

Walau mungkin sekilas karena ingin supaya tidak memakan tempat sehingga penjual ikan bisa memuat banyak jenis ikan dalam satu Aquarium, namun nyatanya antara ikan mas koki dengan ikan Manfish ini terjalin hubungan yang saling menguntungkan atau istilah kerennya itu simbiosis mutualisme. Dimana Ikan Manfish ini memiliki kebiasaan untuk memakan kutu yang ada pada tubuh ikan Mas Koki.

Kita ketahui bersama jika Ikan Mas Koki cukup sering terserang parasit seperti kutu ini, Kutu pada Ikan Mas Koki juga beragam, ada kutu jarum, kutu bulat atau yang biasa disebut kutu kura-kura, kutu jangkar dan jenis parasit lainnya. Nah kalau sudah terserang kutu biasanya badan ikan mas koki akan ada bercak merah dan itu tandanya habis digigit kutu. Kalau dibiarkan secara terus-menerus bisa saja ikan mas koki kamu akan stress dan berujung kematian.

Si Ikan Manfish ini suka sekali mematuk kutu yang ada pada badan ikan mas koki, walhasil Ikan Mas Koki kamu jadi sehat terbebas dari yang namanya parasit kutu tadi. Sedangkan ikan Manfish ini sendiri bisa kamu beri makan dari pakan ikan mas koki sendiri. Sehingga kamu tidak perlu membeli pakan khusus untuk ikan Manfish, cukup satu jenis pakan bisa untuk 2 jenis ikan yang berbeda. Selain sebagai pemakan parasit, Ikan Manfish juga memiliki nilai keindahan tersendiri.

Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin memelihara ikan Manfish dan Ikan Mas Koki dalam 1 Aquarium yaitu:
1. Jumlah Ikan yang ada pada Aquarium tersebut tidak padat
2. Air harus selalu jernih dan bersih
3. Tidak terlalu banyak arus kuat

Nah jika kamu memperhatikan ketiga kriteria tadi, maka ikan Manfish tidak akan mudah stress. Yup, ikan Manfish ini ternyata mudah stress dan stress nya itu paling banyak berasal dari ikan mas koki yang aktif, terlebih jika jumlah ikan mas koki sudah terlalu banyak. Sedari awal kita sudah tahu jika baik ikan Manfish maupun ikan Mas Koki memiliki perilaku yang berlawanan.

Bahasan lengkap soal fungsi ikan Manfish pada Ikan Mas Koki bisa kamu cek juga pada video berikut:


Apabila Ikan Manfish kamu sudah terlanjur terserang stress, tenang saja kok karena ada cara untuk menyembuhkannya, untuk yang satu ini juga sudah admin buatkan artikel khusus beserta video bagaimana caranya mengobati ikan Manfish yang stress, silahkan cek tutorialnya di sini. Nah itulah dia fungsi dan manfaat dari Ikan Manfish ketika disatukan dengan Ikan Mas Koki. Silahkan +1, like dan bagikan serta dukung website ini dengan cara Subscribe channel Iwak Buncit. Salam iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Review Alat Pemberi Makan Ikan Hias Otomatis Recent 280G: 10x Sehari Bisa Ditinggal Sebulan Penuh

Review Alat Pemberi Makan Ikan Hias Otomatis Recent 280G: 10x Sehari Bisa Ditinggal Sebulan Penuh

Buat kamu yang sedang mencari Alat Pemberi Makan Otomatis pada ikan hias atau biasa disebut Food Timer a.k.a Auto Feeder namun masih bingung Food Timer merek apa yang bisa menampung banyak pakan sekaligus. Nah di Artikel ini admin sengaja membuatkan review khusus untuk Food Timer dari Recent 280G ini. Seperti pada kelebihan dan kekurangannya. Silakan dibaca hingga akhir

Review Alat Pemberi Makan Ikan Hias Otomatis Recent 280G: 10x Sehari Bisa Ditinggal Sebulan Penuh
Review Alat Pemberi Makan Ikan Hias Otomatis Recent 280G: 10x Sehari Bisa Ditinggal Sebulan Penuh

Salah satu dilema yang dirasakan oleh pecinta ikan hias terutama buat kamu yang suka meninggalkan hewan peliharaan ini untuk waktu yang cukup lama semisal kerja di luar kota atau bahkan seperti saat ini yang tidak lama lagi bakal libur mudik lebaran. Pasti mengalami kondisi dimana kamu merasa khawatir bakal siapa yang akan memberikan makanan secara rutin ke ikan-ikan hias kamu. Bisa sih minta bantuan ke orang yang ada di rumah, namun pastinya mereka juga punya kesibukan masing-masing, sehingga pemberian pakan juga pasti tidak tepat waktu atau tidak sesuai dengan jumlah per harinya. Yang seharusnya sehari 3 kali makan, ini cuma diberi 2 kali atau bahkan cuma sekali. belum lagi takarannya pasti tidak sama dengan takaran yang biasa kamu berikan sendiri.

Kenapa admin bisa tahu sampai sejauh itu? Itu tidak lain karena admin sendiri mengalaminya dimana admin cukup sering pergi ke daerah untuk beberapa waktu, belum lagi kalau di rumah pun ada kerjaannya yang harus segera diselesaikan. Ibarat kata makan teratur untuk diri sendiri saja masih lewat apalagi ikan. haha... malah jadi curhat. tapi serius, inilah yang admin alami selama memelihara ikan Mas Koki.

Nah syukurnya ada alat yang bisa memberi makan ikan hias secara teratur. Namanya adalah Food Timer atau Auto Feeder. Alat pemberi makan ikan otomatis ini ada banyak jenis dan macamnya. Di pasaran sendiri ada banyak merek yang menyediakan auto Feeder ini. Secara umum dibedakan berdasarkan cara kerja. Ada yang menggunakan Digital atau juga yang analog.

Nah admin sendiri memilih yang analog dari Recent yaitu Recent 280G. Kenapa admin pilih Recent 280G ini? Itu tidak lain karena Food Timer ini yang bisa menampung pakan ikan dalam jumlah yang banyak yaitu 280gr di rentang harga yang sama dengan Food Timer sejenis. Karena kalau admin lihat, kebanyakan Food Timer hanya mampu maksimal di 150gr saja. Tanpa babibu lagi admin coba memesan dan membeli Auto Feeder Recent 280G ini.


Secara tampilan sebenarnya tidak ada yang istimewa, melihat Food Timer Recent 280G ini admin langsung teringat dengan knop atau putaran kompor gas. Karena bagian tengah yang merupakan jam mekaniknya itu bulat menyerupai putaran kompor gas. Semua material yang membentuk Recent 280G ini terbuat dari plastik berwarna hitam. Di dalam paket pembeliannya sendiri kita bakal mendapatkan unitnya sendiri beserta wadah untuk menaruh pakan ikannya, buku manual, 10 pin, serta 2 jenis dudukan untuk menaruhnya di atas kaca Aquarium.

Secara umum cara penggunaan dari Food Timer Recent 280G ini terbilang sangat mudah. Tinggal kamu masukkan pakan ikan berupa pelet ke dalam wadah transparan lalu atur jam yang ada di roda gerigi yang sudah di atur sebelumnya. Kemudian tancapkan pin berwarna biru ke jam yang diinginkan. Secara otomatis jika waktu yang sudah di set tadi terlewati maka pin tadi akan menyenggol saklar dan pakan ikan secara otomatis akan jatuh dan masuk ke dalam Aquarium.

Admin sangat menyukai Food Timer dari Recent ini karena memiliki kapasitas penyimpanan pakan yang luas serta cara penggunaannya yang sangat mudah. Terlebih kamu bisa men-set atau mengatur pemberian pakan sebanyak 10 kali dalam sehari. Bahkan kamu beli lagi pin nya secara terpisah, kamu bisa memberi makan ikan sebanyak 24 kali atau 48 kali dalam satu hari. Tentunya ini tidak dimiliki oleh Food Timer digital, dimana maksimal pemberian pakan hanya 4 kali sehari saja.

Berikut adalah cara menggunakan Food Timer Recent 280G dan Warmtone:


Dari sekian banyak kelebihan yang sudah admin sebutkan tadi, tentu alat pemberi makan otomatis dari Recent 280G ini memiliki kelemahan dimana bahannya itu benar-benar plastik sehingga terkesan ringkih, terutama di bagian roga gerigi yang longgar serta pin pengunci pakan yang ngeri-ngeri sedap jika patah. Belum lagi akurasi yang rendah sehingga terkadang waktu pemberian pakan lebih cepat 2 hingga 10 menit atau bahkan terlambat. Bentuknya juga kurang menarik, walau memang membeli Food Timer ini tujuan utamanya adalah fungsi.

Review lengkap dari Food Timer atau Auto Feeder dari Recent 280G ini bisa kamu simak juga pada video berikut:


Semoga review admin untuk alat pemberi makan ikan otomatis dari Recent 280G ini bermanfaat. Link pembelian admin sertakan di deskripsi video. Silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel Iwak Buncit guna mendukung keberlangsungan website ini. Salam Iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Review 1 Bulan Menggunakan Lampu Ultraviolet pada Aquarium Ikan Mas Koki: Baca Ini Dulu Sebelum Membelinya!

Review 1 Bulan Menggunakan Lampu Ultraviolet pada Aquarium Ikan Mas Koki: Baca Ini Dulu Sebelum Membelinya!

Setidaknya sudah sebulan admin menggunakan lampu ultraviolet (UV) untuk filterisasi pada Aquarium ikan hias mas koki. Tentunya dengan waktu yang cukup lama tersebut admin sudah mengetahui kelebihan serta kekurangan dari lampu UV ini. Karena memang sedari awal admin membeli lampu UV ini untuk menambahkan proses sterilisasi sehingga air yang ada dalam Aquarium ikan mas koki menjadi bening, sehat dan tak berbau. Nah yang jadi pertanyaannya adalah apakah benar lampu ultraviolet ini memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan? Buat kamu yang penasaran dengan efektivitas lampu UV ini bisa simak review lengkap lampu UV pada Aquarium ikan mas koki berikut ini!.

Review 1 Bulan Menggunakan Lampu Ultraviolet pada Aquarium Ikan Mas Koki: Baca Ini Dulu Sebelum Membelinya!
Review 1 Bulan Menggunakan Lampu Ultraviolet pada Aquarium Ikan Mas Koki: Baca Ini Dulu Sebelum Membelinya!

Sebelumnya admin sudah pernah membagikan artikel sejenis yang membahas soal lampu UV juga, namun lebih kepada pengalaman unboxing serta tata cara menggunakan lampu UV yang benar pada Aquarium ikan hias. Nah untuk kali ini lebih kepada reviewnya. Karena admin tahu tidak banyak dari penyuka ikan hias tahu dengan media filter cahaya yang satu ini. Mengingat memang media filter mekanik dan filter biologi lah yang paling populer. Media filter cahaya seperti lampu ultraviolet ini lebih dianggap sebagai opsional saja. Padahal mensterilisasi air secara berkala dapat membuat ikan-ikan hias kita menjadi sehat serta terhindar dari penyakit.

Ini terbukti sendiri selama admin menggunakan lampu UV pada Aquarium ikan mas koki, ikan menjadi sehat, nafsu makan meningkat dan sudah jarang yang namanya terkena penyakit baik itu dari bakteri, kutu maupun virus. Tapi perlu diingat bukan berarti tidak ada ya, namun intensitasnya itu sudah jarang sekali. Selama menggunakan lampu UV ini juga, air pada Aquarium admin jernih tidak berkabut dan buat kamu yang suka airnya itu berubah menjadi kehijauan, nah sterilisasi lampu UV ini sangat direkomendasikan sekali karena dapat mematikan bakteri, racun, virus serta pertumbuhan alga yang dapat membuat air menjadi beracun, kotor dan berkabut.

Sayangnya memang selama penggunaan lampu ultraviolet ini, lumut putih berlendir yang biasanya menempel di pinggiran kaca tetap ada. Padahal tujuan utama admin membeli lampu UV ini adalah untuk menghilangkan lumut putih. Akan tetapi bisa diselesaikan kok dengan memelihara ikan sapu jagat di sini atau kalau khawatir bisa menggunakan sikat magnet yang pernah admin review di sini.

Oh ya, lampu UV yang admin beli ini berdaya 11W. Dipasarkan sendiri ada banyak tipe dan merek lampu UV. Usahakan jika kamu ingin membeli lampu UV, belilah lampu UV jenis C atau lampu UV yang memang diperuntukkan untuk sterilisasi. Soal besaran daya sebenarnya yang 5W saja sudah cukup untuk Aquarium sebesar 100cm atau 1 Meter, namun di sini admin coba mengalikan 2 saja menjadi 11W.
Nah review lengkap dari penggunaan lampu UV pada Aquarium ikan mas koki juga bisa kamu simak pada video berikut:


Semoga review lampu UV ini bisa menambah bahan referensi kamu dalam membelinya. Apa yang admin tuliskan ini berdasarkan pengalaman admin sendiri selama menggunakan lampu ultraviolet tersebut. Buat kamu yang sudah lama menggunakannya atau ingin berdiskusi silahkan tinggalkan komen di kolom komentar. Jangan lupa juga untuk +1, like dan bagikan serta dukung admin dengan cara Subscribe channel Iwak Buncit. Salam iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Tata Cara Mengganti Sekaligus Memasang Filter Busa Mekanik Pada Aquarium Ikan Hias Mas Koki yang Tepat + Video

Tata Cara Mengganti Sekaligus Memasang Filter Busa Mekanik Pada Aquarium Ikan Hias Mas Koki yang Tepat + Video

Salah satu ritual yang wajib dilakukan oleh pecinta ikan hias seperti ikan Mas Koki adalah mengganti secara berkala filter fisik atau filter mekanik yang ada di filter box. Karena filter mekanik seperti busa, dakron, filter mat atau Japmat adalah filter pertama yang menerima kotoran ikan. Walhasil filter mekanik ini akan sangat lebih mudah cepat kotor dan kalau sudah kotor maka sistem penyaringan tidak lagi efektif. Bahkan untuk beberapa kasus bisa membuat filter box menjadi banjir.

Tata Cara Mengganti Sekaligus Memasang Filter Busa Mekanik Pada Aquarium Ikan Hias Mas Koki yang Tepat + Video
Tata Cara Mengganti Sekaligus Memasang Filter Busa Mekanik Pada Aquarium Ikan Hias Mas Koki yang Tepat + Video

Oleh sebab itu wajib dilakukan penggantian filter mat secara berkala. Biasanya penggantian filter mat akan dilakukan jika kotoran sudah banyak menumpuk di atasnya atau kapas filter sudah berubah warna menjadi kecokelatan. Nah ada baiknya sebelum melakukan penggantian filter fisik tersebut kamu ikuti Tips berikut ini supaya penggantinya bisa maksimal menyaring kotoran ikan.

Cara Mengganti Filter Mekanik Aquarium:
1. Cek kondisi filter fisik, jika memang sudah banyak kotoran menumpuk bisa dilakukan penggantian
2. Matikan mesin pompa terlebih dahulu
3. Biarkan air menggenang pada permukaan filter mekanik sudah surut atau hilang
4. Setelah itu siapkan wadah untuk menampung filter fisik yang kotor tadi
5. Angkat secara perlahan filter busa tadi dan jangan sampai ada kotoran yang terjatuh ke dalam filter box, apalagi ke media filter biologi
6. Kemudian taruh filter mekanik tadi ke wadah yang sudah dipersiapkan
7. Sembari itu juga bisa kamu lakukan pembersihan sisa-sisa kotoran yang melekat pada filter box

Cara Pemasangan Filter Mekanik Aquarium:
1. Ambil filter busa yang bersih
2. Kemudian potong sesuai dengan ukuran dari filter box. Usahakan untuk menutupi semua bagian dari filter box sehingga kotoran yang melewatinya nanti bisa secara maksimal tersaring.
3. Sebelum diletakkan ke filter box, bersihkan terlebih h dahulu busa filter tadi menggunakan air bersih atau bisa juga dengan cara mencelupkan filter busa ke dalam air yang ada di Aquarium. Tujuan dibasahinya filter busa ini agar air yang jatuh ke atas busa nanti bisa secara merata
4. Setelah itu kamu taruh filter busa tadi ke dalam filter box
5. Rapikan sampai semua permukaan tertutupi filter busa
6. Jika sudah rapi, nyalakan mesin pompa
7. Selesai


Walau sepertinya mengganti filter mekanik itu mudah, namun kalau dilakukan secara serampangan, maka hasil filtrasi yang diharapkan tidak berjalan maksimal. Admin sendiri mendapatkan cara ini setelah cukup lama memelihara ikan mas koki, meliat seberapa efektif lama pakai filter mekanik, dan setelah ditelaah, inilah cara yang tepat.

Yak, semoga tata cara penggantian dan pemasangan filter mat atau filter mekanik pada Aquarium ikan hias ini bermanfaat buat kamu, khususnya yang suka memelihara ikan mas koki. Silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel Iwak Buncit supaya terus bisa mendapatkan Tips terbaru seputar ikan hias Indonesia. Salam admin Iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Wajib Lakukan Ini Sebelum Menggunakan Media Filter Aquarium Ikan Mas Koki: Biologi, Kimiawi, Ultraviolet

Wajib Lakukan Ini Sebelum Menggunakan Media Filter Aquarium Ikan Mas Koki: Biologi, Kimiawi, Ultraviolet

Buat kamu yang baru mengenal istilan media filter pada ikan hias seperti ikan mas koki dan masih bingung bagaimana caranya menyiapkan media filter biologi dan kimiawi seperti batu zeolit, bioring atau cerimc ring, bio ball, arang aktif atau karbon aktif, karang jahe, crystall bio dengan baik dan benar supaya air di aquarium nanti sehat dan bersih serta bening tentunya. Simak tata cara panduannya pada tutorial berikut ini!

Wajib Lakukan Ini Sebelum Menggunakan Media Filter Aquarium Ikan Mas Koki: Biologi, Kimiawi, Ultraviolet
Wajib Lakukan Ini Sebelum Menggunakan Media Filter Aquarium Ikan Mas Koki: Biologi, Kimiawi, Ultraviolet

Salah satu ikan hias yang butuh penangan filter lanjut atau filter bertingkat adalah ikan mas koki. Yup, ikan lucu, bulet, buncit, serta suka megap-megap mulutnya ini adalah ikan hias yang sanagt terkenal sebagai pengahasil Amonia. Padahal amonia yang berlebih pada air aquarium bisa menjadi racun bagi iakn mas koki itu sendiri. Walhasil ikan mas koki yang kamu piara bisa saja dengan mudah terjangkit penyakit atau malah tiba-tiba mati.

Oleh karena itu dibutuhkan media filter bertingkat tadi yaitu Filter fisik seperti kapas, busa, japmate atau filtermate, filtyer biologi sepeti bioball, crystall bio atau bio ring, batu zeolit serta arang aktif karbon aktif sebagai filter kimiawi. Nah buat kamu yang ingin menggunakan media filter di atas tadi. Ada beberapa ritual atau langkah yang wajib dilakukan sebelum menggunakannya. Tujuannya tidak lain supaya media filter yang digunakan tadi dapat bekerja maksimal, sehat, membuat air jernih serta bisa sehat.

Adapun Langkah-langkahnya sebagai berikut:

Media Filter Fisik: Filtermat, Busa, Kapas atau Dakron
1. Ambil Media filter fisik atau mekanik lalu potong sesuai ukuran yang diinginkan atau ukuran pada filterbox
2. Setelah itu cuci menggunakan air bersih mengalir pada permukaan filter mekanik tadi
3. Walau mungkin nampaknya filter fisik atau mekanik ini bersih, putih tanpa ada kotoran sedikitpun di atasnya, namun kita harus tetap waspada terhadap sisa-sisa atau remah hasil produksi filtermat.
4. Jika sudah dibersihkan, bisa langsung di buang sedikit airnya tapi ingat jangan sampai diperas atau dipelintir filter mat tadi
5. Sebagai tambahan referensi soal tata cara penggantian serta pemasangan filtermat busa ini bisa kamu cek pada artikelnya di sini

Media Filter Biologi: Bio Ring (Ceramic Ring), Bio Ball, Batu Zeolit, Karang Jahe, Crystal Bio
1. Silahkan ambil sejumlah media filter bilologi yang diinginkan
2. Taruh dalam wadah semisal baskom atau ember
3. Kemudian tuangkan air lalu bersihkan filter biologi tersebut
4. Pastikan pada saat membersihkan media filter biologi tadi tidak terlalu kuat mengayak atau membersihkannya karena bisa saja menggerus media filter tadi menjadi remah-remah kecil
5. Bersihkan hingga air tidak lagi keruh alias bening

Media Filter Kimiawi: Arang Aktif atau Karbon Aktif
1. Khusus karbon aktif ini biasanya dijual sudah dalam bentuk wadah kain
2. Silahkan kamu keluarkan karbon aktif tadi dari wadahnya kemudian taruh di wadah khusus semisal ember atau baskom
3. Dengan menggunakan air mengalir coba kamu bersihkan permukaan dari karbon aktif. Ingat jangan memeras karbon aktif karena air akan terus berwarna hitam. Jadi cukup bersihkan saja setidaknya hingga 3 kali cuci
4. Kemudian kamu angkat dan tiriskan
5. Karbon aktif bisa langsung

Supaya lebih mudah dipahami, sudah admin buatkan juga tutorial cara membersihkan media filter aquarium ikan hias mas koki ini dalam bentuk video:


Nah itulah dia hal-hal yang perlu atau wajib kamu lakukan sebelum menggunakan media filter baik itu fisik, biologi maupun kimiawi pada aquarium ikan hias mas koki. Apa yang admin sampaikan di atas berdasarkan pengalaman sendiri selama memelihara ikan Mas koki. jika dirasa bermanfaat silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel iwakbuncit agar terus bisa mendapatkan informasi terbaru seputar tips ikan hias. Salam admin Iwakbuncit.com
Baca selengkapnya »
Beranda

Tips Ikan Hias

Tips Ikan Mas Koki