Pernah ngalamin air di rumah keruh atau bau aneh padahal kamu pakai air hujan atau air tanah yang kelihatan bersih? Bisa jadi masalahnya bukan dari sumber airnya, tapi dari tempat penampungannya sendiri. Di musim kemarau kayak sekarang, saat tandon sudah kosong dan hujan jarang turun, ini momen paling pas buat kamu intip kondisi dalam tandon yang selama ini diem-diem jadi sarang kotoran. Dari bulu ayam sampai pasir dan kotoran burung, semua bisa numpuk diam-diam di dasar tandon dan bikin air jadi nggak layak pakai. Nah, kali ini kita bakal bongkar proses lengkap pembersihan tandon air, dari yang bisa dilakukan manual pakai gayung sampai bantuan alat jet cleaner biar makin bersih maksimal.
![]() |
| Tandon Air Kotor? Begini Cara Mudah Membersihkannya Tanpa Ribet |
Saat artikel ini dibuat, kondisi cuaca sedang masuk ke musim kemarau. Hujan mulai jarang turun, dan akibatnya, tandon penampungan air di rumah mulai kosong. Bahkan persediaan air cadangan di drum biru pun tinggal satu buah saja. Nah, biasanya kalau kondisi kayak gini, admin memang sengaja memilih waktu ini untuk sekalian bersihin tandon. Alasannya simpel: ketika tandon kosong, proses pembersihan jadi jauh lebih gampang dan menyeluruh.
Tandon ini biasanya ngisi otomatis dari talang air yang ada di atas genting. Kamu tahu sendiri kan, area talang itu sering banget jadi tempat mampir burung, cicak, bahkan tempat ngendapnya debu dan pasir. Semua itu ikut masuk ke tandon waktu hujan turun. Kalau dibiarkan, kotoran itu akan mengendap di dasar dan lama-lama bikin air jadi keruh, bahkan bisa berbau. Padahal, air dari tandon ini dipakai untuk kebutuhan sehari-hari: mandi, masak, cuci, dan bahkan ngisi akuarium.
Makanya admin pakai sistem filter tabung juga. Air dari tandon disedot oleh pompa, lalu masuk ke filter mekanik buatan Penguin, sebelum akhirnya dialirkan ke dalam rumah. Filter ini cukup efektif menahan partikel besar dan membuat air yang keluar lebih bersih. Tapi meskipun begitu, tetap aja, kalau isi tandon sudah terlalu lama enggak dikuras, airnya bakal tetap terkontaminasi.
Ketika tutup tandon dibuka, terlihat jelas ada kotoran seperti bulu ayam yang ukurannya cukup besar, jerami kering, hingga pasir hitam yang sudah mengendap cukup tebal di dasar. Tandon ini punya dua lapis tutup. Yang pertama bisa dibuka untuk mempermudah pengecekan, dan yang kedua ada semacam saringan yang bisa dilepas dan dibersihkan manual. Nah, ini bisa dicuci biasa pakai sikat, lalu dibilas sampai bersih.
Untuk bagian dalam tandon, kamu bisa pakai dua cara. Cara pertama yang paling sederhana adalah dengan mengguyur air pakai gayung sambil sikat dinding bagian dalam. Tapi cara ini cukup makan waktu dan tenaga, apalagi kalau endapannya sudah tebal. Cara kedua adalah pakai alat bantu seperti jet cleaner yang punya tekanan air tinggi. Jet cleaner ini udah pernah admin review juga sebelumnya, dan hasilnya memang jauh lebih maksimal untuk membersihkan kotoran membandel.
Admin pakai jet cleaner portable dengan baterai, lalu dihubungkan ke selang, dan bagian kepalanya diganti dengan model pistol semprotan. Tinggal atur nozzle-nya supaya semprotan air lebih fokus ke arah kotoran, dan kamu bisa lihat sendiri betapa hitamnya air yang keluar dari dasar tandon. Bahkan kotoran yang menempel di dinding-dinding tandon pun bisa langsung rontok dan hanyut ke lubang pembuangan.
Memang, hasil pembersihannya nggak bisa 100% kinclong seperti baru, apalagi kalau bentuk tandonnya agak sempit. Tapi setidaknya, proses ini cukup untuk mengurangi penumpukan sedimentasi yang bisa bikin air jadi tidak layak pakai. Setelah pembersihan selesai, kamu tinggal tutup lagi dan bisa isi ulang tandon seperti biasa.
Buat kamu yang pakai tandon model kaki seperti Penguin TD 110 ini, proses buang airnya juga jadi lebih gampang. Cukup buka keran di bagian bawah, dan air kotor langsung keluar lewat lubang pembuangan. Tapi kalau kamu pakai tandon tanpa kaki, ya siap-siap harus miringkan tandon secara manual. Biasanya perlu dua orang: satu yang tahan tandon, dan satu lagi yang semprot atau guyur air ke dalam.
Satu hal penting yang harus diingat, kalau kamu pakai air tanah, air sumur, atau bahkan air dari PDAM, semua tetap punya risiko mengandung endapan. Kadang yang bikin air keruh itu bukan dari sumbernya, tapi dari kondisi tandonnya yang jarang dibersihkan. Endapan inilah yang bikin filter cepat mampet, pompa kerja lebih berat, dan kamu sendiri yang akhirnya dapat air nggak bersih.
Jadi jangan malas ya. Minimal 3 atau 4 bulan sekali, coba sempatkan waktu untuk bersihin tandon. Enggak perlu nunggu sampai air bau atau keruh dulu baru panik. Semakin rajin kamu bersihin, semakin awet juga sistem air di rumah kamu.
Itulah proses lengkap pembersihan tandon air yang admin lakukan secara berkala. Semoga kamu juga bisa mulai rutin mengecek dan membersihkan tandon sendiri di rumah, terutama di musim kemarau seperti sekarang ini. Kalau kamu masih pakai filter, jangan lupa cek kondisi filternya juga. Dan buat kamu yang penasaran dengan alat-alat yang digunakan, seperti jet cleaner atau filter tabung, bisa cek video review lengkapnya di channel admin atau lewat situs iwakbuncit.com.
Silakan like, subscribe, dan share artikel ini ke teman-teman kamu yang mungkin juga butuh panduan bersihin tandon. Karena makin bersih tandonnya, makin sehat air yang kamu pakai tiap hari.
