Kenapa Akuarium Bisa Menyetrum? Ini Penyebab dan Solusi Aman Menghadapinya

Pernah nggak sih kamu ngalamin sensasi kayak kesetrum saat nyemplungin tangan ke dalam akuarium? Rasanya seperti ada kejutan kecil yang bikin refleks langsung narik tangan keluar. Memang nggak sampai bikin pingsan atau luka bakar, tapi tetap aja bikin deg-degan. Apalagi kalau itu terjadi saat kamu lagi bersihin akuarium, ganti air, atau sekadar mau beresin letak ornamen. Nah, pengalaman kayak gini ternyata nggak cuma kamu aja yang pernah ngalamin. Banyak penghobi ikan hias, termasuk aku sendiri, pernah merasakan hal yang sama.

Kenapa Akuarium Bisa Menyetrum? Ini Penyebab dan Solusi Aman Menghadapinya

Jadi, dari mana sebenarnya asal setrum itu? Kok bisa air di dalam akuarium mengalirkan listrik? Jawabannya ternyata nggak sesederhana yang dibayangkan. Tapi tenang, kita bakal kupas satu per satu biar kamu bisa paham akar masalahnya dan tahu cara mengatasinya dengan aman.

Di dalam sebuah akuarium ikan hias, seperti ikan mas koki misalnya, hampir pasti ada komponen listrik yang bekerja nonstop. Mulai dari pompa celup, batu aerator, heater, sampai lampu LED celup. Dari semua itu, komponen yang paling sering jadi biang kerok masalah setrum adalah pompa celup. Alat ini memang dirancang untuk direndam dalam air agar bisa mendorong sirkulasi air ke box filter. Tapi yang perlu diingat, karena dia bekerja dalam kondisi terus-menerus terendam, risiko kebocoran listrik pun nggak bisa dianggap enteng.

Pompa celup bekerja dengan motor kecil yang tersegel dan terlindungi oleh lapisan lem khusus, biasanya berwarna hitam. Lapisan ini fungsinya untuk melindungi komponen dalam pompa agar air nggak masuk ke bagian elektroniknya. Nah, kalau lapisan pelindung ini mulai rusak, entah karena umur, panas berlebih, atau cacat produksi, di situlah masalah mulai muncul. Listrik bisa bocor dan menyebar ke air di dalam akuarium. Meskipun cuma kebocoran listrik kecil, kalau grounding listrik di rumah kamu nggak bagus, efeknya bisa langsung terasa saat kulit bersentuhan dengan air.

Grounding yang buruk sering terjadi di rumah-rumah yang pakai sistem listrik prabayar (token). Banyak yang nggak sadar, meteran listrik model baru ini sering kali nggak lagi dilengkapi kabel grounding yang ditanam ke tanah. Tanpa grounding yang baik, aliran listrik statis yang bocor nggak punya jalur aman untuk dibuang, akhirnya nyamber ke tubuh kita saat kita jadi jalur alternatifnya. Sensasi tersetrum biasanya terasa di ujung jari saat baru nyentuh air, tapi makin ke dalam rasa itu bisa hilang karena distribusi arusnya menyebar.

Bukan cuma pompa, komponen lain seperti heater atau lampu LED celup juga bisa jadi penyebab. Apalagi kalau heaternya model yang murah dan nggak punya pengaman ganda. Kalau heater bocor dan listrik PLN masuk ke air, itu bisa lebih berbahaya lagi dibanding pompa. Jadi, buat kamu yang pakai heater, apalagi yang nyoloknya ke terminal tambahan atau stop kontak cabang, mending hati-hati deh.

Lalu gimana cara tahu penyebab pastinya? Salah satu cara termudah adalah dengan menggunakan obeng tespen. Cabut dulu semua colokan alat di akuarium, lalu colok satu per satu sambil cek air pakai tespen. Kalau lampu tespen nyala saat nyentuh air, bisa dipastikan ada arus yang bocor dari alat tersebut.

Kalau ternyata pompa yang bocor, ada dua kemungkinan solusi. Pertama, kamu bisa pasang grounding buatan. Banyak penghobi yang pakai cara ini dengan modal murah. Contohnya, masukkan centong stainless ke dalam akuarium, sambung dengan kabel, lalu kabelnya ditanam ke tanah atau dipaku di tanah luar rumah. Cara ini membantu aliran listrik bocor masuk ke tanah, bukan ke tubuhmu. Kedua, pasang MCB yang sensitif, yang bisa otomatis turun kalau ada arus bocor menyentuh tubuh manusia. Tapi tentu biayanya lebih mahal dan harus konsultasi ke teknisi listrik yang paham.

Kalau kamu mau cara paling aman dan nggak mau ribet, ganti aja pompanya. Apalagi kalau udah nggak dalam masa garansi atau kondisinya kelihatan rusak, jangan ambil risiko. Listrik itu nggak kelihatan, dan kita nggak bisa tahu sejauh mana bahayanya sampai kejadian beneran. Kalau kamu masih ragu apakah pompanya masih aman atau nggak, colokkan langsung ke stop kontak di dinding, bukan lewat terminal tambahan. Stop kontak dinding biasanya grounding-nya lebih stabil.

Satu lagi yang penting, jangan anggap remeh kalau ikannya mulai bertingkah aneh. Kadang, sebelum kita sendiri ngerasain setrum, ikan-ikan di dalam akuarium udah lebih dulu jadi korban. Ada yang kejang, berenang tak tentu arah, atau malah mati tiba-tiba. Itu bisa jadi pertanda ada aliran listrik bocor di dalam air.

Intinya, jangan main-main dengan listrik, apalagi kalau udah berurusan dengan air. Kalau kamu punya anak kecil yang sering ikut ngintip atau mainin akuarium, resikonya jadi lebih besar lagi. Jadi, penting banget buat rutin cek kondisi semua alat listrik yang terpasang di dalam akuarium. Jangan nunggu sampai kejadian baru panik dan nyesel.


Kalau kamu pernah ngalamin hal serupa atau punya solusi lain yang lebih praktis, jangan ragu buat share di kolom komentar. Karena bisa jadi pengalamanmu bakal bantu penghobi lain terhindar dari bahaya yang sama. Jangan lupa juga buat mampir ke situs IwakBuncit.com, karena di sana ada banyak artikel tambahan yang nggak sempat admin bahas di video, tapi tetap penting buat kamu yang sayang sama ikan dan ingin tetap aman mainan akuarium di rumah.

Semoga tulisan ini bisa jadi pengingat dan solusi buat kamu yang sedang ngalamin masalah serupa. Ingat, lebih baik mencegah daripada tersengat listrik tanpa peringatan.
Review Peralatan Ikan Hias yang Kamu Cari
Kumpulan Berbagai Macam Review untuk Peralatan Ikan Hias Mulai dari Aerator, Box Filter, Filter Mekanik, Media Biologi, Lampu Aquarium dan Lain Sebagainya
Buncit Lovers Wajib Baca Ini!
Berisikan Tips Lengkap dan Cara Merawat Ikan Mas Koki
Kumpulan Penyakit Ikan Hias
Berikut Ini Beberapa Penyakit Ikan Hias yang Sering Ditemui Beserta Cara Pengobatannya
Komentar