10 Ikan Air Tawar yang Bisa Hidup Rukun di Satu Akuarium

Buat kamu yang lagi senang-senangnya ngerawat ikan hias air tawar tapi masih suka bingung soal cocok-cocokan antar jenis ikan, tulisan ini wajib banget kamu baca sampai habis. Karena di sini kita bakal ngebahas secara santai tapi mendalam tentang sepuluh jenis ikan air tawar yang bisa hidup berdampingan dengan ikan lain dalam satu akuarium. Bukan cuma cocok, beberapa dari mereka bahkan bisa jadi koloni yang bikin suasana akuarium makin hidup dan berwarna. Yuk, kita bahas satu-satu sambil nyari tahu kombinasi mana yang paling pas buat setup akuarium kamu.

10 Ikan Air Tawar yang Bisa Hidup Rukun di Satu Akuarium

Dalam dunia ikan hias, memilih ikan yang cocok digabung dalam satu akuarium kadang bisa bikin pusing. Ada yang damai, ada juga yang ternyata doyan usil. Nah, supaya kamu enggak salah pilih, berikut ini adalah sepuluh jenis ikan air tawar yang bukan cuma cantik dipandang, tapi juga bisa hidup berdampingan dengan jenis ikan lainnya.


1. Guppy (atau Gupy)
Ikan satu ini mungkin jadi yang paling populer dan gampang banget ditemui di toko ikan hias. Bentuk tubuhnya kecil, ekornya lebar dan warna-warni, bikin suasana akuarium langsung meriah. Guppy cocok dipelihara dalam jumlah banyak karena mereka lebih suka hidup berkelompok. Kalau mau digabung dengan ikan lain, pilih yang ukurannya setara seperti neon tetra atau molly. Hindari ikan-ikan besar karena guppy bisa dianggap makanan saking kecilnya.


2. Ikan Mas Koki
Buat kamu yang suka ikan gemuk nan menggemaskan, mas koki pasti jadi pilihan utama. Ikan ini dikenal ramah dan damai, cocok digabung dengan sesama ikan santai. Kamu bisa gabungin mas koki dengan ikan manfish atau sapu-sapu, asal ikan teman sekolamnya ini enggak jahil. Mas koki punya tubuh lembut dan enggak suka ribut, jadi pastikan pasangannya juga tipe kalem.


3. Discus
Kalau kamu suka tantangan dan senang ngelihat ikan cantik berenang anggun, discus bisa jadi pilihan. Tapi perlu dicatat, discus itu sensitif banget soal kualitas air. Kalau kamu rajin ganti air dan punya sistem filtrasi yang mumpuni, discus bisa kamu gabung dengan ikan kecil seperti neon tetra atau guppy. Mas koki juga bisa, asal tank-nya bersih dan stabil.


4. Ikan Koi
Ikan cantik yang sering dipelihara di kolam ini juga bisa digabung dengan jenis lain, asal tankmate-nya cukup besar. Hindari ikan kecil karena mulut koi besar, bisa-bisa disamber. Keluarga mas koki biasanya cocok dijadikan teman kolam, atau manfish juga masih aman selama ukurannya enggak terlalu kecil.


5. Ikan Manfish (Angelfish)
Ikan satu ini serba bisa, cocok banget buat kamu yang pengin isi akuarium dengan berbagai jenis ikan. Manfish punya bentuk unik, warna menarik, dan bisa hidup bareng banyak jenis ikan lain. Tapi hati-hati, kalau jumlahnya terlalu banyak dalam satu akuarium kecil, mereka bisa jadi sedikit usil. Jadi, cukup tiga sampai lima ekor dalam satu tank besar sudah ideal.


6. Ikan Sapu-Sapu
Dikenal sebagai “cleaner” di dunia akuarium, sapu-sapu lebih suka nempel di kaca dan makan lumut. Jadi mereka jarang ganggu ikan lain. Tapi kalau ukurannya terlalu besar dan tank-nya sempit, bisa jadi mereka malah usil. Sebaliknya, sapu-sapu kecil justru lebih rajin bersih-bersih dan lebih ramah buat komunitas akuarium.


7. Ikan Botia
Botia punya tampang lucu dan sedikit unik. Warnanya belang-belang seperti zebra, bikin ikan ini gampang dikenali. Meski bentuk tubuhnya mirip predator, sebenarnya botia itu damai dan bisa hidup rukun dengan mas koki, manfish, atau molly. Satu hal yang perlu kamu hindari: jangan gabungin botia dengan ikan predator yang lebih besar.


8. Ikan Louhan
Kalau kamu penggemar louhan, kamu pasti tahu ikan ini bukan ikan sembarangan. Louhan termasuk predator yang teritorial. Tapi bukan berarti enggak bisa digabung. Asal tankmate-nya tahan banting, misalnya ikan sapu-sapu besar atau sinodontis, masih bisa satu kolam dengan louhan. Tapi tetap hati-hati ya, karena sifat dominannya kadang suka muncul tiba-tiba.


9. Ikan Neon Tetra
Ikan mungil yang satu ini bisa dibilang paling cantik kalau dipelihara rame-rame. Warnanya yang biru menyala bikin akuarium kamu langsung hidup. Neon tetra paling cocok hidup dalam kelompok besar, minimal 20 ekor supaya lebih enak dipandang. Mereka cocok digabung dengan guppy, molly, atau discus. Tapi jangan digabung dengan ikan besar seperti mas koki, karena bisa dianggap camilan.


10. Ikan Molly
Ikan kecil dengan perut buncit ini punya banyak varian warna, mulai dari hitam, putih, orange, sampai merah. Cocok banget buat pemula karena molly enggak rewel. PH air standar pun cukup untuk bikin mereka nyaman. Molly bisa digabung dengan manfish, guppy, atau ikan lain seukuran. Tapi kalau digabung dengan ikan besar, bisa-bisa malah dijahilin.


Memelihara ikan air tawar itu ibarat menyusun puzzle. Kamu harus tahu potongan mana yang cocok satu sama lain. Sepuluh jenis ikan di atas bukan cuma populer, tapi juga fleksibel untuk digabung dengan ikan lain selama kamu tahu karakter masing-masing. Perhatikan ukuran, sifat, dan kebutuhan air mereka supaya semua bisa hidup nyaman. Kalau dirasa artikel ini bermanfaat, jangan ragu buat share ke teman-teman kamu. Dan siapa tahu, kalau banyak yang suka, part keduanya bakal segera menyusul. Selamat mencoba dan salam Iwak Buncit.
Review Peralatan Ikan Hias yang Kamu Cari
Kumpulan Berbagai Macam Review untuk Peralatan Ikan Hias Mulai dari Aerator, Box Filter, Filter Mekanik, Media Biologi, Lampu Aquarium dan Lain Sebagainya
Buncit Lovers Wajib Baca Ini!
Berisikan Tips Lengkap dan Cara Merawat Ikan Mas Koki
Kumpulan Penyakit Ikan Hias
Berikut Ini Beberapa Penyakit Ikan Hias yang Sering Ditemui Beserta Cara Pengobatannya
Komentar