Panduan Cara Mengolah Air Hujan untuk Air Aquarium Ikan Mas Koki: Berdasarkan Pengalaman 4 Tahun

Setidaknya sudah hampir 4 tahun admin Iwak Buncit menggunakan air hujan sebagai air utama untuk aquarium ikan mas koki, dan selama penggunaannya itu juga sudah melalui berbagai proses sehingga admin bisa menemukan racikan atau pengolahan yang pas supaya air hujan dapat digunakan dengan baik. Nah, buat kamu yang butuh penjelasan lengkap soal pengolahan air hujan ini untuk si para ikan mas koki bisa cek penjelasannya berikut.

Panduan Cara Mengolah Air Hujan untuk Air Aquarium Ikan Mas Koki: Berdasarkan Pengalaman 4 Tahun


Dulu kala masih tinggal di dekat kota, yang namanya air bersih PDAM masih mudah atau bahkan sangat mudah untuk didapatkan. Secara rumah admin Iwak Buncit pada saat itu dekat dengan PDAM dan karena dekatnya itu juga air bersih bisa naik ke tandon tanpa perlu bantuan pompa air. Hanya saja pada saat itu admin belum ada kepikiran untuk memelihara ikan hias seperti ikan mas koki, admin lebih suka oprek Smartphone Android macam Xiaomi dan jadilah Channel Miuitutorial Indonesia dan websitenya miuitutorial.com

Namun setelah coba pindah, ambil rumah sendiri karena mau berkeluarga, dapat tempat yang ke pinggir kota, dimana umumnya perumahan di Indonesia kalau masih terhitung baru maka akses air bersih masih belum ada. Kalau pun ada air itu sebatas air sumur yang tidak layak pakai dan hanya untuk kelengkapan administrasi perumahan saja, istilahnya kalau ditanya apakah ada sumber air, jawabnya sumur kecil dengan kedalaman 2 meter saja.

Di tempat sulit air ini justru admin muncul kesukaan untuk memelihara ikan mas koki yang mungkin suatu saat nanti admin akan coba lebih detailkan kenapa bisa suka dan pelihara ikan mas koki hingga saat ini. Namanya pelihara ikan ya tidak jauh-jauh dari air. Pelihara ikan juga harus rajin ganti air, sedangkan air bersih untuk kebutuhan sendiri saja masih kurang, walhasil admin coba cari cara pada saat itu untuk menggunakan air galon isi ulang.

Airnya sih tentu bagus, namanya juga air siap minum, namun dompet admin yang tidak siap dikuras terus hahaha.. Walhasil admin coba cari cara lain dengan memanfaatkan air hujan. Diawal-awal penggunaan air hujan untuk air aquarium ikan mas koki sebenarnya bukan tanpa kendala, justru karena belum pengalaman mengolah air hujan membuat beberapa ekor ikan mas koki admin jadi sakit dan ada satu ekor ikan mas koki besar mati. Sedih rasanya punya hobi tadi situasi tidak mendukung.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, admin jadi tahu bagaimana cara mengolah dan memanfaatkan air hujan yang benar untuk ikan mas koki. Yang perlu kamu ketahui bahwa kualitas air hujan itu bergantung dari lingkungan di sekitar tempat tinggal kamu. Contohnya admin yang tinggal di pinggiran kota, cenderung wilayah di sini masih asri, jauh dari kata pabrik dan kalaupun ada hanya ada satu, itupun jauh. Sedangkan jika kamu tinggal di kota apalagi yang banyak asap pabrik, maka besar kemungkinan kualitas air hujan tersebut tidak bagus lain, air hujan cenderung asam dan ini juga yang membuat air hujan tersebut tidak layak digunakan untuk ikan mas koki.

Setelah tahu dengan kondisi dari wilayah tempat kamu tinggal, maka berikutnya adalah proses pengolahan. Admin biasanya menampung air hujan langsung ke tandon air, tandon yang admin gunakan dari Penguin TD 110 yang bisa kamu tonton reviewnya berikut:



Dimana pada bagian atap admin pasang talang air supaya nanti airnya bisa langsung masuk ke dalam tandon. Namun sebelum disalurkan ke dalam tandon, kebiasaan admin ketika hujan di awal adalah untuk tidak langsung memasukkan air hujan tadi ke dalam tandon, tunggu 5 hingga 10 menit dulu supaya debu, pasir dan kotoran hewan kecil yang ada di atas rumah terbuang dulu. Ini penting untuk meringankan kerja filter yang nanti akan admin coba jelaskan.

Setelah air hujan ditampung ke dalam tandon, admin tidak langsung gunakan air tersebut, namun admin coba filtrasi dulu atau admin coba saring airnya. Filter yang admin gunakan adalah filter tabung 3 tahap dari penguin dimana 1 filter mekanik untuk menyaring debu, pasir, dan kotoran halus lainnya, sedangkan 2 tabung filter lainnya adalah filter kimiawi (filter karbon aktif). Buat kamu yang tertarik dengan filter tabung penguin Bleu bisa cek reviewnya pada video berikut:



Setelah difiltrasi, baru admin salurkan menggunakan selang panjang dan alat bantu Water Change yang juga pernah admin buatkan videonya, alat ini memudahkan pada saat penggantian air supaya lantai rumah tidak mudah basah ketumpahan air:



Perlu diingat bahwa ada perbedaan suhu yang sangat besar antara air yang ada di aquarium dengan air hujan, dimana kita ketahui bahwa air di aquarium ikan mas koki cenderung hangat, apalagi kalau kamu menggunakan lampu LED celup, sedangkan air hujan untuk dingin, sehingga kalau kamu paksakan air hujan yang dingin tadi masuk banyak ke dalam aquarium, bisa saja ada beberapa ekor ikan mas koki kamu yang tidak kuat dengan perubahan suhu ekstrem.

Maka ada baiknya penggantian air maksimal hanya 30% sampai 40% saja supaya jika kedua air tadi bersatu maka suhunya tidak terlampau turun jauh. Kamu juga bisa gunakan bantuan heater untuk menstabilkan suhu air hujan. Nah untuk kamu yang tidak menggunakan filter tabung Penguin Bleu atau sejenisnya bisa coba endapkan dulu air hujan tersebut setidaknya semalaman dengan maksud supaya air hujan stabil dulu suhunya dan semua kotoran, debu dan pasir dari atap bisa mengendap terlebih dahulu ke dasar wadah tampungan. Lebih bagus lagi jika sudah terkena panas matahari entah secara langsung atau tidak.

Sejauh ini dari apa yang sudah admin praktikkan, ikan mas koki admin sehat-sehat dan tidak ada keluhan lagi dengan air hujan. Buat kamu yang mau berbagi atau menambahkan tentang pengolahan air hujan untuk air aquarium ikan mas koki bisa tuliskan di kolom komentar. Silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel Iwak Buncit untuk beragam Tips ikan hias lainnya. Semoga bermanfaat, salam admin iwakbuncit.com

Panduan Cara Mengolah Air Hujan untuk Air Aquarium Ikan Mas Koki: Berdasarkan Pengalaman 4 Tahun